Ini Cara Bantu Anak Tidak Ketergantungan Game

Alwira Fanzary
Sabtu, 26 Januari 2019 20:42:17
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Andrew Ryan Samuel, remaja berusia 16 tahun ini mengaku pernah mengalami kecanduan bermain game. Dalam sehari Ia bisa menghabiskan waktu selama 12 jam untuk duduk di depan layar laptop untuk bermain game.

Untungnya kecanduan game itu hanya berlangsung 1.5 tahun. Kini Ia berhasil lepas dari adiksi itu dan mengalihkan passion-nya sebagai motivator muda.

Ia pun memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan orangtua yang memiliki anak kecanduan terhadap game. Pertama kata Andrew, jangan biasakan memberi anak hiburan melalui gawai.

Ia mencontohkan banyak anak kecil yang diberi tontonan Youtube saat makan atau diberi gawai agar berhenti menangis.

Baca: Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Diterima Paskibraka Nasional 2026

"Anak 1-5 tahun jangan biasakan buka Youtube sambil makan. Seakan-akan Youtube itu baby sitter. Jangan pernah kasih hp ketika anak menangis. Lebih baik kasih buku. Kalau jadi kebiasaan dari kecil maka akan jadi kecanduan ketika besar," ujar Andrew dalam seminar yang dibawakannya di Casa Living Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1/2019) seperti yang dikutkip dari Suara.com.

Langkah kedua, orangtua bisa memberikan aktivitas yang menarik di dunia nyata bagi anak agar terlepas dari kecanduan game.

Berdasarkan pengalamannya, Andrew mengalihkan kecanduan game ini dengan mendaftar sebagai anggota gym dan aktif menjalani gaya hidup sehat. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, Andrew merasa lebih percaya diri dan mendapat penerimaan di dunia nyata.

"Developer game melakukan berbagai cara agar orang menggunakannya. Nah, Anda para orangtua harus punya cara juga agar dunia nyata anak lebih menarik. Beri dukungan buat anak misalnya dia suka olahraga, suka nyanyi, ikutkan les vokal, ikutkan kompetisi. Hal ini akan mengalihkannya dengan kecanduan game," imbuh Andrew.

Selanjutnya orangtua bisa berdiskusi dengan anak untuk memberi target spesifik agar terlepas dari kecanduan game. Misalnya, mulai membatasi untuk bermain game selama satu jam setiap hari, atau hanya boleh dilakukan di waktu tertentu, seperti akhir pekan atau liburan.

"Sebenarnya bermain game itu boleh. Asal tidak mengorbankan tiga hal, yaitu pendidikan, kesehatan dan kehidupan sosial," imbuh dia.

Nah, cara yang paling ekstrem, kata Andrew, orangtua bisa meminta anak menghapus aplikasi game atau hal yang berkaitan dengan game. Umumnya untuk mengunduh software game butuh waktu lama.

Ketika sudah terhapus, biasanya harus memulai dari awal dan membuat kita malas untuk menggunakannya.

"Sebenarnya alasan orang kecanduan game, karena dunia nyata tidak terlalu menarik untuk dia. Karena sebenarnya manusia suka diperhatikan, suka diterima. Nah, kalau anak kesepian dia cenderung lari ke game dan berinteraksi dengan komunitas di dunia maya," ceritanya.

Jadi, kecanduan game tidak baik untuk anak. Untuk mencegah sekaligus melepaskan diri dari ketergantungan game, maka anak harus diberi perhatian oleh orangtuanya.Kso



Lainnya
Awali 2021, Alwafa Hijab Gelar #Inspiringroom Buat Para Mommy
Awali 2021, Alwafa Hijab Gelar #Inspiringroom Buat Para Mommy
Ibu Ini Melahirkan Enam Bayi Hanya dalam 9 Menit
Orang Terkaya Kedua di India Amal Rp107 Triliun
Ini Akibat Ibu Hamil Konsumsi Durian Terlalu Banyak
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat