Obsesi Pemko Pekanbaru Raih KLA Tingkat Nindya

Alwira Fanzary
Selasa, 26 Maret 2019 16:21:52
Usai Rakor

KANALSUMATERA.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindugan Anak (DPPPA) Kota Pekanbaru menggelar Evaluasi persiapan data Kota Layak Anak, Selasa (26/3).

Rapat yang dibuka Asisten III Setdako Pekanbaru, Baharuddin, juga menghadirkan Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia (APSAI), OPD, Instansi Vertikal, Forum Wartawan Layak Anak dan Fasilitator Layak Anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Pekanbaru Mahyudin mengatakan tahun ini optimis bisa meraih Kota Layak Anak (KLA) predikat Nindya di Kota Pekanbaru.

"Bahkan tambahan raihan tiga puluh poin sudah di tangan, karena Perda Layak Anak segera diketok palu," sebutnya.

Ada tujuh kategori yang wajib dipenuhi untuk mencapai KLA tingkat Nindya. "Pertama kelembagaan, kedua klaster hak dan kebebasan anak, ketiga klaster lingkungan keluarga, keempat klaster pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, kelima klaster perlindungan khusus, keenam klaster kesehatan dasar dan yang terakhir klaster Kecamatan dan kelurahan layak anak," ungkapnya.

Dari hasil rapat evaluasi, ujar Mahyuddin ada potensi penambahan poin dari sisi pengusaha yang mulai konsen dengan pemenuhan Hak Anak. "Kita lihat Apakah sudah menjalankan peran dengan peduli hak anak," tambahnya.

Diakui Mahyuddin, untuk klaster kelima perlindungan khusus poinnya memang minim. "Untuk itu upaya pendampingan psikolog pada anak jalanan akan kita tingkatkan. Kalau memang anak jalanan murni kita cari solusi untuk membina, namun kalau masih punya orang tua kita coba pendekatan kepada orang tuanya," sebut Mahyuddin. KiP/Kso

Lainnya
Jumlah Penderita HIV/Aids Kepri Memprihatinkan, Terbanyak di Batam
Jumlah Penderita HIV/Aids Kepri Memprihatinkan, Terbanyak di Batam
Ringgit Dominasi Penukaran Mata Uang di Lhokseumawe
Peneliti: Instagram Medsos Paling Buruk Bagi Kesehatan
Anak Mengamuk Ditempat Umum, Ini Cara Menenangkannya
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men