Hawaii Ingin Larang Jual Rokok Untuk Usia di Bawah 100 Tahun

Alwira Fanzary
Selasa, 5 Februari 2019 18:20:00

KANALSUMATERA.com - Negara bagian Amerika Serikat (AS) di Samudra Pasifik, Hawaii, tengah mempertimbangkan undang-undang yang melarang penjualan rokok kepada siapa pun yang berusia di bahwa 100 tahun. Legislatif negara bagian itu menilai rokok dianggap sebagai artefak paling mematikan dalam sejarah manusia.

Berangkat dari pemikiran seperti itu, maka mulailah rancangan dari undang-undang baru di perkenalkan di parlemen negara bagian Hawaii. Undang-undang itu menyerukan larangan secara bertahap atas penjualan rokok di negara bagian itu pada tahun 2024.

Hawaii memiliki beberapa undang-undang rokok yang paling ketat di negara ini. Pada tahun 2016, negara ini menjadi negara pertama yang menaikkan usia untuk membeli rokok menjadi 21 tahun. Sekarang, undang-undang barunya menyerukan untuk menaikkan usia pembelian rokok menjadi 30 pada tahun depan, hingga 40, 50 dan 60 di setiap tahun berikutnya, dan hingga 100 pada tahun 2024.

Undang-undang itu akan secara efektif membersihkan rak-rak toko di Hawaii, meskipun wisatawan masih bisa membawanya.

Dan anehnya, Hawaii akan menawarkan para centenarians - sebutan bagi mereka yang berusia 100 tahun ke atas - kesempatan untuk membeli rokok menjelang akhir hidup mereka jika mereka bisa menemukannya.

Baca: Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater

Meski begitu, batas usia ini tidak berlaku untuk e-rokok, cerutu atau mengunyah tembakau.

Undang-undang Federal mewajibkan negara untuk menetapkan usia pembelian minimum tembakau pada usia 18 tahun, dan pemerintah menegakkan langkah tersebut dengan menahan hibah FEMA dari negara-negara yang tidak mematuhinya. Saat ini, sebagian besar negara bagian mengizinkan anak berusia 18 tahun untuk membeli rokok, dan empat negara bagian lainnya telah menaikkan usia minimum hingga 19 tahun.

RUU itu mencatat bahwa Hawaii menderita kecanduannya sendiri terhadap rokok dalam bentuk sejumlah uang yang diterima Negara dari pajak penjualan rokok negara, hingga USD100 juta per tahun.

Salah satu alasan peluncuran undang-undang itu adalah untuk memberikan waktu pada negara bagian itu menemukan cara untuk menyesuaikannya dengan penerimaan pajak rokok yang hilang.

"Pada dasarnya, kami pada pokoknya memiliki kelompok yang sangat kecanduan - dalam pandangan saya, diperbudak oleh industri yang sangat buruk - yang memperbudak mereka dengan mendesain rokok yang sangat adiktif, tahu bahwa itu sangat mematikan. Dan, memang mematikan," kata pengusul RUU itu, Richard Creagan, yang dikutip CNN dari Hawaii Tribune-Herald, Selasa (5/2/2019).

Baca: BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan

Politisi asal Partai Republik itu adalah yang adalah seorang dokter ruang gawat darurat.
Namun Creagan sendiri mengaku tidak yakin jika RUU itu akan selamat dari segala tantangan pengadilan.

Tidak seperti hak senjata pada Amandemen Kedua, Konstitusi AS tidak mengakui merokok sebagai hak fundamental. Pada 2012, sebuah pengadilan banding federal menguatkan putusan pengadilan tingkat rendah terhadap seorang perokok yang menentang peraturan anti-merokok di Clayton, Missouri, dengan alasan bahwa undang-undang itu melanggar hak-hak konstitusionalnya.

Sekedar informasi, pada 2015, National Academy of Sciences merilis sebuah laporan yang menyatakan bahwa peningkatan usia untuk membeli tembakau menjadi 21 akan memiliki "dampak yang cukup besar" pada usia seseorang mengambil isapan pertama. Laporan itu juga menyarankan jika seseorang bukan pengguna tembakau biasa pada usia 25, sangat kecil kemungkinan dia akan menjadi pengguna tembakau. Kso



Terkait
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi CAT BKN Segera Dibuka
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi CAT BKN Segera Dibuka
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker d
Kemenkes Siapkan RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Medical Tour
Cek Kesehatan Gratis Masuk DPRD Riau, Diskes Pekanbaru
Lainnya
Rumah Yatim Berikan Bantuan Sarana Publik Kepada Mesjid Al Ikhlas Payung Sekaki
Rumah Yatim Berikan Bantuan Sarana Publik Kepada Mesjid Al Ikhlas Payung Sekaki
Minum Kopi Plus Mentega? Mungkin Bisa Dicoba
Menghebohkan..! Wanita ini Melahirkan Usai Koma Selama
Usia Dibawah 17 Tahun Akan Miliki Kartu Identitas Khusu
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hukum
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Hasto PDIP Sebut Dugaan Penyadapan Prabowo oleh Listyo
UGM Tegaskan Hormati Proses Hukum Usai Jokowi Tunjukkan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Kriminal
Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan
Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desa
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini