RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Harapan Mendapatkan Buah Hati

Mawardi Tombang
Jumat, 26 November 2021 17:03:09

KANALSUMATERA.com -

Pekanbaru - Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Zainab bekerjasama dengan Morula IVF Indonesia meluncurkan klinik Fertilitas Indonesia. Klinik ini memberikan harapan bagi pasangan suami istri untuk bisa mendapatkan buah hati.

Launching klinik ini dilaksanakan pada Jumat (26/11/2021). Ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Riau Hj. Suti Mulyati dan juga dr. Hj. Diana Tabrani selaku Komisaris PT Fatimah Azzahra.

Kepada CAKAPLAH.com, Wakil Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Riau Hj. Suti Mulyati usai acara mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi launching klinik fertilitas ini.

"Alhamdulillah ya, karena memang untuk saat ini klinik fertilitas memang sangat dibutuhkan. Karena ternyata di masyarakat umum di luar sana masih banyak yang kesulitan untuk mendapatkan buah hati. Karena mungkin memang ada banyak faktor yang menyebabkan kendala mendapatkan buah hati," ujar Suti Mulyati kepada media.

Baca: Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater

Ia mengatakan seorang anak adalah anugerah yang sangat didambakan pasangan suami istri.

"Jadi dengan adanya klinik ini saya mensuport sekali dan berterimakasih kepada dokter Diana selaku pemilik rumah sakit ibu dan anak ini. Mudah-mudahan dengan kehadiran klinik ini, apa yang diimpikan pasangan suami istri untuk mendapatkan buah hati bisa mereka dapatkan," harap dia lagi.

dr. Hj. Diana Tabrani selaku Komisaris PT Fatimah Azzahra mengatakan saat ini masih banyak pasangan yang sudah menikah sekian tahun, namun belum juga diberikan buah hati.

"Kepedulian kita terhadap itulah makanya kita menghadirkan klinik fertilitas di RS Zainab. Karena anak-anak inilah yang nantinya akan menggantikan kita. Harapannya tentu anak-anak yang lahir nanti adalah anak-anak generasi Qur'ani. Apapun profesinya baik dokter, insinyur, pengusaha, mereka adalah generasi Qurani, generasi penerus yang betul-betul tak lepas dari Alquran dan Sunnah," terang Diana.

Di Rumah Sakit Zainab, kata dr Diana, ada banyak dokter Obgyn, jumlahnya mencapai 10 orang. Namun ada 1 dokter yang memang sangat fokus untuk menangani klinik ini, yaitu dr. Wulan.

Baca: BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan

"Kita berharap masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas yang disediakan rumah sakit Zainab. Siapa saja boleh dan Insya Allah kita akan bantu. Tentunya dengan doa dan usaha, hasilnya tentu itu kuasa Allah," ungkapnya.

Disinggung mengenai harga di klinik fertilitas ini, dr Diana mengatakan pihaknya menyiapkan paket yang sangat terjangkau. "Kita punya harga khusus dan spesial untuk warga Pekanbaru. Untuk paketnya itu hanya Rp 9 juta saja. Sangat terjangkau," ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir yang hadir dalam acara launching tersebut mengatakan atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyampaikan apresiasi telah dihadirkannya layanan kesehatan klinik fertilitas di RSIA Zainab ini.

"Dan ini menambah pelayanan di Provinsi Riau terutama di Pekanbaru. Inilah salah satu dari dampak positif dari Pandemi Covid-19, yaitu peningkatan layanan kesehatan," ucapnya.

Yang memang dikatakan Mimi, beberapa tahun terakhir ini masyarakat tidak Riau tidak bisa melakukan pengobatan atau medical cek-up dan yang lainnya ke negara tetangga.

Baca: RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi CAT BKN Segera Dibuka

"Dan Alhamdulillah ini dimanfaatkan oleh RSIA Zainab dengan menghadirkan klinik ini. Alhamdulillah sekarang tidak perlu ke luar negeri lagi untuk melakukan pelayanan fertilitas. Kami dari kesehatan sangat mendukung hadirnya klinik ini dan yang penting bagaimana pelayanan terhadap masyarakat bisa dilakukan secara maksimal dan mudah-mudahan klinik ini dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat Riau," pungkasnya. ***

Editor: MT



Terkait
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker dan Jantung
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker dan Jantung
Kemenkes Siapkan RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Medical Tour
Cek Kesehatan Gratis Masuk DPRD Riau, Diskes Pekanbaru
Lainnya
Minum Kopi Plus Mentega? Mungkin Bisa Dicoba
Minum Kopi Plus Mentega? Mungkin Bisa Dicoba
Ini Penyebab Keringat Muncul saat Tidur Malam Hari
Jeff Bezos Masih Terkaya di Dunia, Ada Lima WNI Masuk D
Tahukah Anda, Segini Kebutuhan Serat Kita
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hukum
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray,
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Nasional
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor
Puan Maharani Soroti Kesehatan Warga Terdampak Karhutla