Berlebihan Gunakan Media Sosial Bisa Picu Depresi

Alwira Fanzary
Rabu, 3 April 2019 09:09:30
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Sejumlah penelitian telah mengungkapkan jika penggunaan media sosial telah memicu depresi khususnya pada remaja dan dewasa muda. Dua aplikasi yang dipilih dalam studi yakni Instagram dan Snapchat. Keduanya dituding memiliki banyak korban yang terganggu kesehatan mentalnya.

Dilansir dari laman Standard Media, Rabu (3/4/2019) beberapa gangguan mental tersebut di antaranya perasaan tidak bahagia, gelisah, dan kesepian. Lebih lanjut, mengacu pada sebuah survei oleh Royal Society for Public Health di Inggris pada Mei 2017, sekira 1.479 orang berusia antara 14 dan 24 tahun yang menghabiskan lebih dari dua jam sehari di situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter atau Instagram lebih cenderung menunjukkan gejala kecemasan dan depresi.

Menurut penelitian, sosial media juga memperburuk perasaan gelisah dan meningkatkan rasa kekurangan karena kehidupan orang lain terlihat lebih glamor.

"Perasaan ini dapat mempromosikan sikap "bandingkan dan putus asa" pada orang muda. Orang-orang dapat melihat foto dan video yang sangat banyak berbelanja, diedit, atau dipentaskan dan membandingkannya dengan kehidupan mereka yang tampaknya biasa saja," kata penelitian itu.

Selanjutnya, Jean M Twenge, seorang Profesor Psikologi di San Diego State University, berpendapat bahwa kurasi konten yang di-posting di media sosial berkontribusi terhadap perasaan tidak mampu.

Baca: Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater

“Kehidupan orang lain terlihat lebih glamor daripada hidup Anda karena Anda tahu semua yang terjadi dalam hidup Anda tetapi teman-teman Anda hanya memposting hal-hal positif. Juga sangat mudah untuk melihat semua hal yang kita lewatkan sehingga kita merasa lebih sering ditinggalkan,” katanya.

Para ahli sepakat bahwa media sosial bisa menjadi racun bahkan bagi mereka yang memiliki pikiran sehat, memicu kecemburuan, perilaku mencari perhatian, kecemasan akan status, ketakutan akan kehilangan (FOMO) dan perbandingan keadaan sosial yang tidak sehat.

Perbandingan yang tidak sehat ini sangat beragam, mulai dari penjajaran tentang penampilan fisik hingga perbandingan tentang pasangan, keluarga, keuangan, dan karier. Faith Nafula, seorang psikolog yang berbasis di Nairobi, menasehati pengguna media sosial, terutama kaum muda, yang katanya paling rentan terhadap tekanan media sosial, untuk mengambil apa yang mereka lihat di platform ini dengan sebutir garam.

“Media sosial telah berubah menjadi platform pamer. Mayoritas orang hidup dalam kebohongan," kata Nafula. Kso



Terkait
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker d
Kemenkes Siapkan RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Medical Tour
Lainnya
Menkes Tunisia Mundur Setelah 11 Bayi Meninggal di RS
Menkes Tunisia Mundur Setelah 11 Bayi Meninggal di RS
Sekelompok Perempuan Tunisia Demo Minta Poligami Dibole
Ini 5 Nomor Pelat Cantik Termahal, Ada yang Senilai Rp1
Ini Cerita Wanita Kebumen yang Minta Maskawin Sandal Je
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung