RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker dan Jantung
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyiapkan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Pekanbaru sebagai pusat rujukan pelayanan penyakit katastropik di wilayah Sumatera. Rumah sakit ini diproyeksikan menjadi pengampu layanan spesialistik dan subspesialistik guna memperkuat sistem rujukan nasional, Jumat (24/07/2026).
Rencana tersebut mengemuka dalam audiensi antara Kementerian Kesehatan dengan Pemerintah Provinsi Riau yang berlangsung di Kediaman Sekretaris Daerah Provinsi Riau.
Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI, Yanti Herman, mengatakan pada tahap awal operasional, RSUP Pekanbaru akan memprioritaskan layanan untuk penyakit katastropik, meliputi jantung, stroke, uronefrologi, gangguan saluran pencernaan, penyakit ginjal, hingga kanker.
Baca: Kemenkes Siapkan RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Medical Tourism, Perkuat Layanan Rujukan Sumatera
"Hingga tahun 2027, pengembangan layanan difokuskan pada program KJSU-KIA yang meliputi kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak," jelasnya.
Ia menambahkan, pengembangan rumah sakit akan dilakukan secara bertahap. Pada 2030 mendatang, RSUP Pekanbaru ditargetkan berkembang menjadi pusat layanan kanker terpadu dengan dukungan fasilitas radioterapi modern serta teknologi medis berstandar internasional.
Baca: Cek Kesehatan Gratis Masuk DPRD Riau, Diskes Pekanbaru Perluas Layanan Deteksi Dini Penyakit
"Kami ingin masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan berkualitas tanpa harus berobat ke Jakarta ataupun luar negeri," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyambut baik pengembangan RSUP Pekanbaru sebagai rumah sakit rujukan regional. Menurutnya, kehadiran rumah sakit tersebut akan memperkuat pemerataan akses layanan kesehatan bagi masyarakat Riau.
"RSUP Pekanbaru akan melengkapi sistem pelayanan kesehatan yang telah ada sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh layanan spesialistik dan subspesialistik di daerah sendiri," ujarnya.
Syahrial menilai, keberadaan RSUP Pekanbaru juga akan mendorong peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, mempercepat adopsi teknologi medis modern, serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Provinsi Riau.
"Kami optimistis RSUP Pekanbaru akan menjadi katalis dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat ekosistem layanan kesehatan di Riau," tutupnya. (SM)
