HIV/AIDS di Kepri Terus Meningkat, Pemprov Mengaku Tak Punya Kapasitas Mengisolasi

Alwira Fanzary
Jumat, 8 Maret 2019 09:36:38
Ilustrasi

Kanalsumatera.com - Pemerintah daerah di Provinsi Kepulauan Riau tidak memiliki kapasitas untuk mengendalikan penularan HIV/AIDS secara maksimal.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Senin, seperti yang dilansir dari Antara mengatakan, pengidap HIV/AIDS tidak mungkin diisolasi pemerintah sehingga penularan virus mematikan itu tidak dapat dicegah, kecuali ada kesadaran diri para penderitanya.

"Kami tidak memiliki kapasitas untuk mengisolasi para penderita HIV/AIDS," katanya.

Salah satu penyebab penularan HIV/AIDS melalui hubungan seksual. Namun, ada penyebab lain orang tertular virus yang melemahkan sistem kekebalan tubuh itu, seperti dokter atau bidan yang menangani penderita HIV/AIDS yang akan melahirkan.

Dokter dan bidan dapat tertular penyakit mematikan itu ketika ketuban pecah, dan air masuk ke tubuh dokter atau bidan tersebut.

Ada juga kasus dokter yang tertular saat melakukan operasi terhadap pasien yang menderita HIV/AIDS. "Ada juga anak-anak yang masih pelajar SD di Kepri yang tertular HIV/AIDS. Apakah orang-orang yang seperti ini yang diisolasi?" ucapnya.

Tjetjep mengatakan dari berbagai kasus HIV/AIDS di Kepri, kebanyakan penularan virus itu disebabkan hubungan seksual dan penggunaan jarum suntik untuk narkotika.

"Di Kepri juga ada kasus HIV/AIDS yang diidap pejabat tertentu. Pejabat tersebut baru diketahui mengidap HIV/AIDS setelah meninggal dunia," katanya.

Tjetjep mengatakan jumlah penderita HIV/AIDS di Kepri terus meningkat sepanjang tahun. Hal itu disebabkan para penderita masih beraktivitas, dan berinteraksi dengan berbagai pihak.

"Penderita HIV Aids sulit dideteksi pemerintah, kecuali penderitanya memiliki kesadaran untuk memeriksa kesehatannya. Mereka juga sebaiknya meningkatkan keimanan, dan tidak melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan penularan," katanya. Kso

Lainnya
Pasien Minta RSUD Pasir Pengaraian Tegur Dokter Poli Saraf
Pasien Minta RSUD Pasir Pengaraian Tegur Dokter Poli Saraf
Atlet Medan Denai Rajai Lintasan Sepatu Roda Porkot 201
Pangan Olahan Bahan Dasar Hewan Diperiksa Distan Lampun
Peneliti: Instagram Medsos Paling Buruk Bagi Kesehatan
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M