Rumah Yatim Berikan Bantuan Untuk Nenek Nurhayati Lansia Pekerja Keras

Mawardi Tombang
Senin, 15 Maret 2021 15:41:01

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru- Rumah Yatim Cabang Riau menyalurkan kembali bantuan biaya hidup dan bantuan bahan pokok untuk Nenek Nurhayati (63), di kediamannya Jalan Tengku Maharatu RT 05 RW 04 Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau. pada Ahad, (14/3/2021) siang.

Sebelumnya, tim relawan juga telah menyampaikan bantuan serupa untuk beliau pada bulan Juli 2020 lalu. Di usia senja nya, Nenek Nurhayati masih harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sejak sang suami meninggal 16 tahun silam. Kini beliau tinggal seorang diri di gubuk sederhana berukuran 2x4 meter milik tetangganya.


Seperti yang diketahui, Nenek Nurhayati mempunyai mempunyai dua orang anak namun kedua anaknya sudah menikah dan tinggal terpisah. Kedua anak Nurhayati belum bisa membantu dikarenakan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya saja.

Tentunya, Fisik yang tak lagi muda pun tak menjadikannya alasan untuk bermalas-malasan, Nenek Nurhayati tetap produktif bekerja untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Setiap hari, beliau berjalan kaki menempuh jarak 6 hingga 10 km untuk mencari buah pinang.

Baca: Tolak Status UMKM, Serikat Ojol Desak Pemerintah Akui Driver sebagai Pekerja Platform

Selain mencari buah pinang, beliau pun mengumpulkan barang-barang bekas seperti botol dan kardus selama perjalanannya. Barang-barang bekas ini beliau bawa pulang untuk kelak dijual ketika jumlahnya telah cukup banyak.

"Barang bekas yang terkumpul itu nanti dijual dengan harga Rp.1000,- per kilonya, sedangkan beliau hanya bisa mengumpulkan sebanyak 6 kg dalam kurun waktu 3 bulan", terang Rizky, salah satu relawan Rumah Yatim yang ikut berkunjung ke kediaman Nenek Nurhayati.

Kemudian selain barang bekas, buah pinang yang Nenek Nurhayati kumpulkan pun tak bisa langsung diuangkan, masih panjang proses yang mesti dilakukan hingga buah pinang yang beliau kumpulkan bisa dijual. Setelah buah pinang dikupas dan dijemur hingga benar-benar kering, barulah beliau bisa menjualnya dengan harga Rp.8000,- hingga Rp.10.000,- per kilonya.

Hasil dari itu semua memang tidak seberapa, namun Nenek Nurhayati tak pernah patah semangat untuk terus bekerja. Selama menunggu kedua komoditas sebelumnya dijual, beliau juga tak berdiam diri, beliau kerap menanam sayuran katuk dan serai di tanah kosong sekitar kediamannya.

Menurutnya, pantang untuk meminta-minta selama dirinya masih bisa mencari nafkah halal.

"Kadang ada tetangga yang membeli sayur katuk dan serai milik beliau dengan harga Rp.2000,- hingga Rp.3000,-", kata Rizky.

Bantuan yang kali ini disampaikan tim relawan Rumah Yatim membuat Nenek Nurhayati sangat senang. Beliau mengucapkan banyak sekali terima kasih kepada para donatur yang menyisihkan rezekinya kepada Rumah Yatim.

"Alhamdulillah, terima kasih Rumah Yatim dan Donatur atas bantuan yang diberikan kepada nenek, semoga panjang umur, sehat selalu, serta murah rezekinya, itulah doa nenek buat Rumah Yatim dan Donatur, semoga berkah. Aaminn", ucap Nenek Nurhayati penuh haru kala diberikan paket bantuan oleh tim relawan.

#PejuangKebaikan Selain Nenek Nurhayati, masih banyak lansia yang hidup dibawah garis kemiskinan, mari bersama kita ulurkan tangan untuk membantu mereka dengan donasi ke Rumah Yatim Cabang Riau Jalan Durian No. 13, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Atau melalui transfer di rekening :

BCA 220 139 8888

Mandiri 1720 000 384 125

An Yayasan Rumah Yatim Arrohman


Telp. (0761) 862501

WA. 085210397148

www.rumah-yatim.org



Lainnya
Tolak Status UMKM, Serikat Ojol Desak Pemerintah Akui Driver sebagai Pekerja Platform
Tolak Status UMKM, Serikat Ojol Desak Pemerintah Akui Driver sebagai Pekerja Platform
Pasien Minta RSUD Pasir Pengaraian Tegur Dokter Poli Sa
Tingginya Angka Stunting di Aceh Jaya
Pengukuhan TP PKK Tenayan Raya, Abdimas: Tim Penggerak
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda