Sulap Eks-Galian Tambang Jadi Kolam Ikan, Pengamat Lingkungan Hidup USU: Jokowi Bikin Kita Ketawa

Alwira Fanzary
Senin, 18 Februari 2019 14:41:21
bekas galian tambang

KANALSUMATERA.com - Reklamasi dan pemberdayaan bekas tambang untuk dijadikan kolam ikan mustahil dikerjakan untuk waktu yang singkat.

Menimbang, proses pemulihan dan perbaikan oleh alam tidak bisa cepat dan memakan waktu minimal 15 tahun.

"Jadi, pernyataan Presiden Joko Widodo yang akan mereklamasi bekas tambang menjadi kolam ikan salah satunya, bikin kita ketawa," kata pengamat lingkungan hidup Universitas Sumatera Utara Jaya Arjuna kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/2).

Kadar asam air yang disebabkan oleh penggalian tambang, lanjut Jaya, tidak memungkinkan untuk ikan bisa hidup.

Baca: Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Diterima Paskibraka Nasional 2026


"Jadi, tentang masalah eksplorasi lingkungan sebagai bahan debat capres, Jokowi langsung main beri solusi saja. Dia tidak pelajari data mengenai kerusakan lingkungan akibat lemahnya pengawasan pemerintah terhadap praktek perusakan lingkungan akibat tambang. Secara esensi tidak ada solusi dan upaya preventif untuk persoalan kebijakan eksplorasi lingkiungan," lanjut Jaya Arjuna.

Sebagai pemangku kebijakan negara, sambung Jaya Arjuna, Presiden Jokowi hendaknya jujur memaparkan data, dan bukan memberikan visi yang tak dilandasi data.

"Malaysia melakukan reklamasi dan rehabilitasi lubang tambang sebagai tempat wisata itu memerlukan waktu 20 tahun. Baru sebagai kolam pemandangan saja. Belum untuk berenang. Apa lagi untuk membudidayakan ikan," lanjut Jaya Arjuna.

Persoalan yang penting hari ini dihadapi selain kerusakan akibat tambang juga dengan semakin meluasnya lahan areal sawit. Ini, lanjut Jaya Arjuna, adalah masalah masa depan di Indponesia.

"Mulai dari masalah pembukaan dan alih fungsi lahan hutan, penguasaan lahan masyarakat hingga masalah dampak sosial. Ini semua masalah," kata Jaya Arjuna.

"Kan, lucu kalau tau-tau bikin kolam ikan aja, solusinya," tandas dia. Kso



Lainnya
Derita Janda Tiga Anak, Rumah Yatim Peduli Dengan Mereka
Derita Janda Tiga Anak, Rumah Yatim Peduli Dengan Mereka
Rumah Yatim Berikan Bantuan Sarana Publik Kepada Mesjid
Jumlah Penderita HIV/Aids Kepri Memprihatinkan, Terbany
Imigrasi Tanjungpinang Gratiskan Urus Paspor yang Lahir
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Hukum
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray,
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini