Warga Pasaman Waspada, BKSDA Pantau Pergerakan Harimau Sumatera

Amar
Rabu, 24 Juli 2019 14:08:43
ilustrasi - Kemunculan Harimau Sumatera akibat pengolahan hutan dan lahan oleh masyarakat yang meluas

Pasaman, KANALSUMATERA.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat Resor Pasaman terus berpatroli dan memantauan lokasi munculnya satwa liar yang diduga Harimau Sumatera di Jorong Kampung Padang, Nagari Aia Manggih Barat, Kecamatan Lubuk Sikaping.

Kepala BKSDA Resor Pasaman, Ade Putra mengatakan petugas juga dilengkapi dengan peralatan penanganan konflik satwa dan senjata api yang dipergunakan nantinya untuk mengusir satwa maupun untuk keamanan petugas sendiri.

"Beberapa titik lokasi yang didominasi perkebunan karet dan kakao milik masyarakat setempat disisir untuk memastikan jalur pergerakan dan aktifitas satwa. Tanda-tanda keberadaan satwa yang ditemukan berupa jejak, cakaran dan kotoran menjadi titik fokus pengamatan di lapangan," terang Ade kepada Covesia.com, Rabu (24/7/2019).

Dia mengatakan sejak kejadian terakhir Jumat (19/7), Harimau Sumatera itu tidak lagi memangsa ternak warga.

"Namun jejak telapak kakinya masih ditemukan di sekitar lokasi itu. Terbaru kemaren pagi, makanya terus kita pantau agar tidak lagi memakan korban," kata Ade.

Baca: Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Diterima Paskibraka Nasional 2026

Saat ini pihaknya sudah memasang sebanyak empat unit kamera pemantau yang disebar di berbagai titik yang merupakan jalur perlintasan satwa tersebut.

"Direncanakan kamera dipasang selama tiga hari ke depan dan akan di cek hasilnya Jumat (26/7). Apabila berdasarkan hasil visual Camera satwa diketahui masih berada di sekitar lokasi, maka BKSDA akan meningkatkan tahapan penanganan dengan penggiringan atau pengusiran satwa kembali ke dalam hutan," tambahnya.

Akan tetapi jika upaya penggiringan ke habitatnya tidak membuahkan hasil, pihaknya bakal melakukan evakuasi atau penangkapan terhadap satwa tersebut.

"Ini merupakan langkah terakhir yang dilakukan BKSDA, apabila interaksi harimau dengan manusia semakin meningkat dan berpotensi membahayakan warga," katanya.

Masyarakat sekitar lokasi sudah diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas dan diupayakan tidak sendiri.

Selain itu terhadap ternak peliharaan diminta untuk selalu di awasi dan tidak dilepaskan.

Sebelumnya, di lokasi yang berjarak 650 meter dari hutan lindung dan 500 meter dari permukiman warga, terjadi serangan terhadap 13 ekor kambing dan seekor anjing dalam rentang waktu satu bulan terakhir.

Ternak tersebut diduga dimangsa oleh Harimau Sumatera. Hal ini diperkuat dengan identifikasi lapangan yang dilakukan oleh tim BKSDA Reso Pasaman.cc/ks



Lainnya
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Rumah Yatim Berikan Bantuan Kelanjutan Pembangunan Masj
126 Ribu Lebih Positif di Dunia, JK Anggap Lockdown Efe
Wali Kota Minta GAA Gelar Event Sepeda Onthel Nasional
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Nasional
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI Jalankan Operasi secara Terencana dan Terpadu
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda