126 Ribu Lebih Positif di Dunia, JK Anggap Lockdown Efektif Cegah Penyebaran Virus Corona

Amar
Kamis, 12 Maret 2020 15:11:28
Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK)

Jakarta, KANALSUMATERA.com - Ketua Dewan Pertimbangan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Jusuf Kalla menilai Indonesia bisa menerapkan kebijakan penutupan akses (lockdown) sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Sebab, menurut dia, kebijakan lockdown sudah dilakukan sejumlah negara dan terbukti efektif.

Hal ini disampaikan JK merespons cepatnya pertambahan jumlah kasus positif virus corona di Tanah Air. Hingga Kamis (11/3) ada 34 kasus positif virus corona di Indonesia. Dari 34 kasus, dua pasien dinyatakan sembuh dan satu pasien meninggal.

"Salah satunya China, dia berhasil memperlambat itu (penyebaran virus corona), mencegah 100 persen karena lockdown. Tapi ini hanya (bisa diterapkan) negara yang sangat disiplin untuk melaksanakan itu," ungkap JK, Kamis (11/3) seperti dilansir cnnindonesia.com

Di sisi lain, JK turut memaklumi cepatnya penyebaran virus corona di dalam negeri. Sebab, virus merupakan hal yang tak terlihat.

"Perkembangan wabah itu tidak terukur, satu orang kena, menyebabkan tiga orang kena, akhirnya cepat sekali. Kalau dihitung satu tambah dua, tambah dua, tambah dua, ini yang harus kita potong," tuturnya.

Bahkan, ia juga tidak heran bila akhirnya Lembaga Kesehatan Dunia (World Health Organizations/WHO) mengerek tingkat penyebaran virus corona dari epidemik menjadi pandemik. Sebab, jumlah kasus terus bertambah.

"Semua negara di dunia, AS juga melarang orang Eropa, saking begitu lamanya (wabah), jadi pandemik ini. Musuhnya tidak kelihatan atau bahaya yang tidak ketahuan," katanya.

Lebih lanjut, JK menyarankan pemerintah agar segera meningkatkan upaya-upaya preventif guna mencegah penyebaran virus corona. Hal ini, katanya, bisa dilakukan dengan mulai membersihkan sejumlah tempat dan fasilitas umum.

"Preventif-nya karena itu tempat keramaian harus bersih, steril kalau tidak itu berbahaya, bisa dengan mudah," ujarnya.

Wabah virus corona muncul di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Hal ini membuat pemerintah China menutup sejumlah kota di negaranya, namun penyebaran virus corona telah meluas ke negara-negara lain di dunia.


Berdasarkan data penyebaran virus corona dari Johns Hopkins CSSE pada Kamis (12/3) pukul 13.30 WIB, jumlah kasus positif telah mencapai 126.258 dengan jumlah korban meninggal sebanyak 4.638 orang di dunia. Kasus terbanyak ada di China, Italia, Iran, Korea Selatan, Perancis, Spanyol, Jerman, dan Amerika Serikat. cnn/ks

Lainnya
Derita Janda Tiga Anak, Rumah Yatim Peduli Dengan Mereka
Derita Janda Tiga Anak, Rumah Yatim Peduli Dengan Mereka
Kopdar, Mini Touring dan Baksos Calsic Riau Bertuah: Ek
Jumlah Penderita HIV/Aids Kepri Memprihatinkan, Terbany
Ini Dampak Buruk Mandi Malam
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D