Ini Akibat Ibu Hamil Konsumsi Durian Terlalu Banyak
KANALSUMATERA.com - Meski banyak yang anti dengan buah satu ini, nyatanya penggemar durian juga tidak kalah banyak di negara-negara Asia Tenggara, seperti Indonesia. Aroma dan rasanya yang khas menjadi salah satu daya tarik bagi para peminatnya, sekaligus menjadi hal yang dibenci oleh mereka yang tak menyukai.
Walau dikenal lezat, durian memiliki beberapa risiko kesehatan. Itu sebabnya, di Indonesia, ibu hamil tidak disarankan mengonsumsinya karena bisa membahayakan janin atau bayi dalam kandungan. Namun, apakah durian benar-benar berbahaya dan sama sekali tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil? Berikut pemaparan selengkapnya, seperti dikutip Hellosehat.com.
Hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan dampak negatif durian bagi ibu hamil. Namun, bukan berarti ibu hamil bisa menikmati durian sepuasnya. Menurut Dr. Gordon Lim, seorang ahli kandungan dan Dr. Patrick Chia, ahli perinatologi, ibu hamil boleh saja makan durian asal porsinya tidak berlebihan.
Beberapa risiko mengonsumsi durian terlalu banyak pada ibu hamil antara lain:
Meningkatkan gula darah
Meskipun rasanya tidak terlalu manis, durian memiliki kadar gula yang sangat tinggi. Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Obstetrics and Gynaecology, mengonsumsi makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi akan meningkatkan risiko bayi lahir terlalu besar dan berat, bahkan bisa mengakibatkan obesitas pada bayi semasa kanak-kanaknya. Ibu hamil yang memiliki diabetes gestasional (diabetes selama masa kehamilan) atau riwayat diabetes dalam keluarga juga dianjurkan untuk menghindari buah ini.
Kelebihan berat badan atau obesitas
Tak hanya gula, kalori dan karbohidrat yang terkandung dalam durian sangat tinggi. Dalam satu butir daging buah durian terkandung kalori sejumlah 54 hingga 60. Maka, terlalu banyak mengonsumsi buah durian bisa membuat ibu hamil kelebihan kalori. Hal ini bisa memicu diabetes gestasional, preeklamsia, kelahiran prematur, dan infeksi saluran kemih. Pada beberapa kasus, kelebihan berat badan juga berisiko mengganggu kerja bius epidural saat proses bersalin. Ozo/Kso
