Kadinkes Kepri Ingatkan Warga Potensi DBD di Musim Hujan

Mawardi Tombang
Senin, 30 September 2019 15:11:38
Pasien dirawat

Batam, KANALSUMATERA.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tjetjep Yudiana mengimbau warga untuk mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Imbauan mengingat saat ini sudah mulai memasuki musim hujan.

"Perhatikan lingkungan sekitar, jangan sampai air bekas hujan menggenang. Akibatnya, sarang nyamuk Aedes Aegypti akan mudah berkembang biak,” ujar Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Minggu (29/9/2019).

Menurut Tjetjep, sepanjang tahun 2019 ini jumlah penderita DBD di Kepri mencapai 900 orang, sementara yang meninggal dunia sebanyak 13 orang.

"Jumlah itu meningkat jika dibanding tahun 2018 yang berjumlah sebanyak 500 kasus DBD," ungkapnya.

Penyebab naiknya kasus DBD, menurut dia dikarenakan masih banyak masyarakat yang lalai memberantas sarang nyamuk di tempat tinggal masing-masing. Sarang nyamuk itu, lanjutnya ada di bak mandi, tempat penampungan air, dispenser, kaleng bekas, serta sampah plastik yang ada di halaman depan rumah.

Tjetjep menyarankan sarang-sarang nyamuk tersebut diberantas rutin sepekan sekali. Sebab, siklus pertumbuhan dari telur sampai menjadi nyamuk dewasa itu memerlukan waktu tujuh hari.

"Menguras, menutup, dan mengubur (3M) adalah langkah utama untuk membasmi jentik-jentik nyamuk di rumah dan lingkungan tempat tinggal," katanya.

Dia menegaskan, Pemprov Kepri bersama pemerintah kabupaten/kota akan terus melakukan sosialisasi dan upaya fogging untuk dapat meminimalisir persebaran nyamuk.

"Fogging (pengasapan) merupakan salah satu cara efektif membunuh nyamuk pembawa virus dengue, yang mengakibatkan penyakit demam berdarah," tambah Tjetjep.

Lainnya
Galang Donasi Bencana, Rumah Yatim Gandeng Media Kanalsumatera.com
Galang Donasi Bencana, Rumah Yatim Gandeng Media Kanalsumatera.com
Negara Tersehat di Dunia: Spanyol Pemuncak, Singapura P
Ada 2 Kg Batu hingga Koin di Perut Pasien 54 Tahun
Ini Akibat Ibu Hamil Konsumsi Durian Terlalu Banyak
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini