Konstelasi Unik Sebaran Agama di Dunia, Eropa Muslim Meningkat Afrika Kristen Naik Daun, Asia?

Mawardi Tombang
Minggu, 21 Februari 2021 06:43:54
Masjid BirubTurki

KANALSUMATERA.com - JAKARTA— Mayoritas penduduk Eropa ke depannya diprediksi adalah dari kalangan Muslim. Pendapat itu mayoritas berkembang di kalangan penduduk di Eropa dan Amerika Utara. Mereka meyakini Agama Kristen akan mengalami kemunduran.

Pernyataan tersebut dibuktikan dengan data antara tahun 1950 dan 2015. Menurut angka sensus yang dikumpulkan World Religion Database, sebagaimana dikutip dari Republika, bagian populasi dunia yang beragama Islam meningkat dari 13,6 persen menjadi 24 persen. Selama periode yang sama, populasi Kristen turun dari 35 persen menjadi 33 persen.

Angka tersebut kenyataannya tidak berlaku jika diterapkan untuk setiap wilayah atau negara. Contoh, agama kristen telah tumbuh perlahan sejak 1950 karena pada tahun itu ia terkonsentrasi di dua wilayah, seperti Eropa yang padat. Sebaliknya Afrika yang tumbuh cepat tetapi penduduknya masih kecil.

Menariknya, umat Kristen berjumlah kurang dari tiga persen di Asia pada 1950 dan meningkat hingga sembilan persen di pada 2015. Walau di Asia agama kristen berkembang, kenyataanya tidak menjadikan bayi yang lahir dari orang tua Kristen akan menganut agama yang sama.

Sedangkan Islam terus tumbuh dengan cepat sejak 1950 hingga sekarang karena terkonsentrasi di wilayah padat penduduk selama 65 tahun ke depan, terutama di Asia.

Baca: Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Diterima Paskibraka Nasional 2026

Uniknya, pada 1950 muslim mewakili 36 persen populasi Afrika dan meningkat pada 2015 menjadi 41,8 persen. Sedangkan pada waktu yang sama umat Kristen hanya 21 persen dari populasi pada 1950, tetapi pada 2015 angka ini telah meningkat menjadi 48,5 persen. Penyebab meningkatnya unat Kristen di Afrika adalah semakin berkembangnya gereja evangelis dan pantekosta di seluruh benua. Mulai dari Abidjan hingga Zanzibar.

Secara historis, perkembangan agama terus bersaing dengan tiga cara, pertama perang dan penaklukan, kedua persaingan demografis, dan ketiga pendekatan persuasif. Perang dan penaklukan merupakan upaya pertama dari persaingan agama sepanjang sejarah sampai abad ke sembilan belas. Sementara persaingan demografis sangat penting untuk sebagian besar pada abad ke-20.

Terlepas dari pergolakan di Timur Tengah saat ini, perang dan penaklukan telah turun drastis dalam beberapa dekade terakhir. Dan persaingan demografis akan mulai menurun karena perempuan di dunia secara bertahap hanya ingin memiliki lebih sedikit anak. ***

Lainnya
Ibu Ini Melahirkan Enam Bayi Hanya dalam 9 Menit
Ibu Ini Melahirkan Enam Bayi Hanya dalam 9 Menit
Ini Bahaya Rutin Minum Soda Bagi Kesehatan
Begini Aturan Konsumsi Makanan Instan
Camat Abdimas Motivasi Kader PKK dan Posyandu Bangun Ke
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat