Kualitas Udara Makin Buruk, Penderita ISPA di Dumai Terus Bertambah

Mawardi Tombang
Selasa, 3 September 2019 09:23:08
Ilustrasi

DUMAI, KANALSUMATERA.com - Terjadi peningkatan pasien yang terserang infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) selama kabut asap menyelimuti Kota Dumai beberapa bulan belakangan ini.

Khususnya sepanjang dua pekan ini di akhir Agustus lalu, diperkirakan penderita ISPA mencapai 60 orang tiap harinya

"Beda dengan sebelumnya, berdasarkan hasil laporan yang kita terima dari pihak puskesmas, hanya 130 orang per minggunya yang melakukan pengobatan,"ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Paisal kepada riaulink.com melalui sbungan telepon selulernya, Senin (2/9/2019).

Dikarenakan kualitas udara di Dumai masuk kategori buruk alias tidak sehat, untuk itu ia berharap kepada masyarakat Dumai agar bisa mengurangi aktivitas di luar rumah.

Baca: Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater

"Sebab banyak dari mereka yang tidak menggunakan masker,'papar dia sedikit menyesalkan.

Meskipun pasien tersebut tidak sampai dirawat namun ia meminta untuk menjaga kesehatan diri masing-masing.

"Sebab kalau ga kita sendiri yang menjaga kesehatan tubuh.. trus siapa lagi. Walapun kepulan asap tersebut bukan berasal dari Dumai, melainkan asap kiriman dari daerah tetangga, namun kita juga perlu menjaga kesehatan diri kita sendiri,"tukas dia.(kll)



Terkait
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker d
Kemenkes Siapkan RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Medical Tour
Cek Kesehatan Gratis Masuk DPRD Riau, Diskes Pekanbaru
Lainnya
FPKB Serahkan Bantuan Kepada Kenzi, Anak Penderita Kelenjer Getah Bening
FPKB Serahkan Bantuan Kepada Kenzi, Anak Penderita Kelenjer Getah Bening
Ini 10 Kota Terkuat di Dunia
Ini Manfaat Makan Telur Setiap Hari saat Sarapan
Pemkot Bandar Lampung Akui Belum Anggarkan Dana Penangg
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung