Berikut 9 Kriteria Pimpinan KPK yang Diajukan Koalisi Masyarakat Sipil

Amar
Minggu, 28 Juli 2019 11:45:56
tim panitia seleksi anggota KPK

Jakarta, KANALSUMATERA.com - Untuk menjaga maruah dan independensi KPK kedepannya, Koalisi masyarakat Sipil mengajukan sembilan kriteria ideal pimpinan KPK yang dikehendaki dimiliki pada anggota periode selanjutnya. Panitia seleksi (Pansel) KPK mengatakan pihaknya sudah memiliki kriteria sendiri, namun Pansel akan tetap memperhatikan masukan yang dibuat dari masyarakat.

"Kami dari awal udah tentukan kriteria ya, mulai dari integritas, independesi, akuntabilitas, leadership, kemampuan mengambil keputusan bersama. Itu adalah sarat yang kami tentukan, dan tentu saja ini sesuai dengan peraturan undang-undangan. Masukan dari teman-teman, boleh saja," ujar Anggota Pansel KPK Harkristuti Harkrisnowo di Pusdiklat Setneg, Jalan Gaharu I, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2019).

Seperti diketahui, Koalisi Masyarakat Sipil membuat sembilan kriteria ideal pimpinan KPK. Mereka juga membuat sejumlah catatan bagi sosok yang dianggap melakukan pelanggaran etik, melakukan intimidasi terhadap pegawai KPK, tak punya kepatuhan untuk membuat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), hingga diduga tidak pro pada pemberantasan korupsi.

Sembilan kriteria itu di antarnya:

1. Mempunyai visi terkait dengan pencegahan dan pemberantasan korupsi;
2. Memiliki pemahaman penanganan perkara korupsi;
3. Memiliki kemampuan manajerial dan pengelolaan sumber daya manusia;
4. Tidak mempunyai konflik kepentingan dengan kerja-kerja KPK;
5. Terlepas dari kepentingan dan afiliasi dengan partai politik tertentu;
6. Memiliki kemampuan komunikasi publik dan antar lembaga yang baik;
7. Tidak pernah terkena sanksi hukum maupun etik pada masa lalu;
8. Memiliki keberanian untuk menolak segala upaya pelemahan institusi KPK;
9. Mempunyai profil dan karakter sesuai dengan nilai dasar dan pedoman perilaku KPK;

dc/ks



Lainnya
PKS Riau Gowes Sepeda, Hendry Munief: Ayo Jaga Kesehatan
PKS Riau Gowes Sepeda, Hendry Munief: Ayo Jaga Kesehatan
Rumah Yatim Berikan Bantuan Untuk Nenek Nurhayati Lansi
Kopdar, Mini Touring dan Baksos Calsic Riau Bertuah: Ek
Finlandia Negara Paling Bahagia di Dunia, Indonesia ke-
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Politik
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai Publik Berhak Mendapat Kejelasan
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai Publik Berhak Mendapat Kejelasan
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Demokrat hingga PKS B
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Nasional
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor
Puan Maharani Soroti Kesehatan Warga Terdampak Karhutla
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan