Finlandia Negara Paling Bahagia di Dunia, Indonesia ke-92

Alwira Fanzary
Kamis, 21 Maret 2019 14:12:03
Salah satu sudut kota di Finlandia

KANALSUMATERA.com - Finlandia semakin mengukuhkan diri sebagai negara paling bahagia di dunia. Untuk kali kedua berturut-turut, Finlandia menempati peringkat teratas negara paling bahagia berdasarkan World Happiness Report. Indonesia harus puas di peringkat ke-92 di dunia.

World Happiness Report merupakan laporan yang dikeluarkan oleh Sustainable Development Solutions Network untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Laporan ini baru saja dikeluarkan pada Rabu (20/3) bertepatan dengan peringatan Hari Kebahagiaan Internasional.

Laporan ini memeringkatkan seluruh negara di dunia berdasarkan enam variabel kunci yang dianggap menopang kebahagiaan dan kesejahteraan. Enam variabel itu mencakup pendapatan, kebebasan, kepercayaan, harapan hidup sehat, dukungan sosial, dan kemurahan hati.

"Sepuluh negara teratas cenderung memiliki peringkat tinggi dalam enam variabel, serta ukuran emosional kesejahteraan," kata co-editor laporan, Profesor John Helliwell dari University of British Columbia, mengutip CNN.

Posisi Finlandia, disusul oleh negara Nordik lainnya seperti Denmark, Norwegia, dan Islandia di tempat kedua hingga keempat. Di posisi kelima bercokol negara Eropa lainnya yakni Belanda.

Baca: Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Diterima Paskibraka Nasional 2026

Menurut Helliwell, orang Finlandia memiliki gaya hidup yang menunjang kebahagiaan. Mereka membayar pajak tinggi untuk keamanan sosial, mereka percaya pada pemerintah, mereka hidup dalam kebebasan, dan saling bermurah hati.

"Mereka saling peduli satu sama lain. Itulah tempat yang diinginkan orang untuk hidup," ucap Helliwell.

Sementara itu, Indonesia menempati peringkat ke-92 negara paling bahagia dari 156 negara di dunia. Posisi ini setidaknya lebih baik dari tahun lalu, Indonesia menempati posisi ke-96. Indeks kebahagiaan Indonesia juga meningkat dari 5,093 menjadi 5,192

Kebahagiaan Indonesia masih kalah dibandingkan beberapa negara Asia Tenggara lainnya seperti Singapura yang menempati posisi ke-35, Thailand ke-52, Filipina ke-69, dan Malaysia ke-80. Kso



Lainnya
“Malaikat” yang Tak Pernah Kami Jumpa
“Malaikat” yang Tak Pernah Kami Jumpa
"Sumatera Prestige Cup 2019" Digelar di Takengon, Dinil
Berikut Lima Minuman yang Ampuh Usir Flu
Tidur Malam Pakai Kaos Kaki, Ini Manfaatnya
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban