Wabah Ebola Tewaskan 500 orang di Kongo

Alwira Fanzary
Minggu, 10 Februari 2019 16:23:45
Seorang petugas kesehatan menyemprotkan disinfektan

KANALSUMATERA.com - Lebih dari 500 orang tewas akibat wabah Ebola terbaru di Republik Demokratik Kongo. Namun, menurut Kementerian Kesehatan Kongo, program vaksinasi telah mencegah jatuhnya korban yang lebih besar.

"Secara total, ada 502 kematian dan 271 orang yang sembuh," kata kementerian kesehatan Kongo, dilansir di Aljazirah, Ahad (10/2).

Menurut Menteri Kesehatan Oly Ilunga Kalenga, untuk pertama kalinya, program vaksinasi telah melindungi 76.425 orang dan mencegah ribuan kematian. Ia pun yakin vaksinasi ini telah telah mencegah penyebaran epidemi di kota-kota besar di kawasan itu. "Tim-tim itu juga berhasil menahan penyebaran epidemi ke negara-negara tetangga. Masalah terbesar adalah mobilitas penduduk yang tinggi," tambah menteri.

Wabah dimulai Agustus tahun lalu di wilayah Kivu Utara, yang berbatasan dengan Uganda dan Rwanda. Lembaga bantuan Doctors Without Borders, yang dikenal dengan inisial bahasa Perancis MSF, melaporkan di Twitterpada Sabtu, ada lonjakan kasus sejak 15 Januari. Rwanda, Uganda, dan Sudan Selatan di utara sekarang dalam keadaan siaga.

Sejak wabah dimulai di Kongo timur, 505 orang telah meninggal dan tercatat sebanyak 806 kasus. Wabah virus mematikan dimulai tak lama setelah pemerintah negara itu mengumumkan diakhirinya wabah lain di bagian barat negara tersebut pada Juni.

Ebola adalah penyakit yang sangat menular yang menyebabkan demam dan sering menyebabkan perdarahan internal. Penyakit ini dapat memicu kematian. Wabah yang terakhir terjadi merupakan yang kesepuluh kalinya di Kongo sejak Ebola pertama kali terdeteksi di sana pada 1976. Rpo/Kso

Lainnya
Dinkes Tanjungpinang Ingatkan Warga Perilaku 3 M Cegah DBD
Dinkes Tanjungpinang Ingatkan Warga Perilaku 3 M Cegah DBD
Bobot Bertambah, Bayi Terkecil di Dunia Tinggalkan RS T
Pengelolaan Sampah, UNDP dan Pemko Pekanbaru Jalin Kerj
Hawaii Ingin Larang Jual Rokok Untuk Usia di Bawah 100
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar