Begini Tanggapan Beberapa Mahasiswa Riau atas Lomba Game Zuma oleh Kemenkeu

Amar
Jumat, 1 November 2019 10:38:09
Lomba game Zuma

KANALSUMATERA.com - Tertarik melihat iven unik yang digelar oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia, kami meminta tanggapan mahasiswa perihal lomba Game lawas Zuma oleh Kemenkeu tersebut.

Di twitter beberapa hari yang lalu viral poster lomba e-sport game zuma oleh Kemenkeu. Informasi ini berasal dari Akun Twitter @_Rezka, yang mana ini juga sudah dikonfirmasi benar oleh Vice.id.

https://twitter.com/_Rezka/status/1186180004482125825?s=19

Sedikit mengulas perihal lomba E-sport tersebut, lomba ini bertajuk "Ministry of Finance E-Sport Challenge 2019", game yang dilombakan ialah Zuma dan Onet.

Game yang tidak terdengar asing tentunya, di kalangan para Gamers dan juga orang yang bukan Gamers juga pastinya pernah memainkan game ini.

Menilik sedikit realita hari ini, kecanggihan teknologi yang berkembang pesat tentunya juga berpengaruh terhadap dunia game.

Kalau dahulu, game seperti Zuma dan Onet begitu digandrungi, seiring berjalannya waktu game yang punya grafis lebih baik dan genre game yang bervariasi seolah mengalahkan daya tarik game lawas seperti Zuma dan Onet.

Untuk itu cukup menarik, bahwa Kemenkeu mengadakan lomba game yang notabene sudah sedikit playernya. Dibanding game yang sekarang lagi Booming.

Kami meminta beberapa tanggapan, khususnya mahasiswa yang doyan bermain game terhadap game lawas tersebut.

Menurut Fadli, salah seorang mahasiswa elektro UIN SUSKA yang begitu hobi bermain game. Baginya game lawas justru mempunyai daya tarik yang berbeda, gameplay nya yang sederhana membuat game itu seolah relevan kapanpun juga.

"Biasanya game-game lawas itu, dari segi grafis, gameplaynya sederhana. Itu yang bikin menarik, dibanding game sekarang yang secara gameplay lebih kompleks dan habiskan waktu yang banyak," jelasnya.

Hampir serupa menurut Akmal, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN SUSKA. Dari tuturnya, Game lawas tersebut punya pasar tersendiri.

"Walaupun Game sekarang lebih bervariasi, kembali lagi kalau main game itu engga jauh-jauh dari soal selera. Game lawas yang seperti itu tetap ada yang memainkannya lah," pungkasnya.ham

Lainnya
Keluarga Besar Piliang Bersatu Wilayah Riau Bagikan Masker ke Panti Asuhan
Keluarga Besar Piliang Bersatu Wilayah Riau Bagikan Masker ke Panti Asuhan
PKS Riau Gowes Sepeda, Hendry Munief: Ayo Jaga Kesehata
Donor Darah PMI Tenayan Raya Berhasil Kumpulkan 124 Kan
Pasien Minta RSUD Pasir Pengaraian Tegur Dokter Poli Sa
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung â€
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar