Usia Dibawah 17 Tahun Akan Miliki Kartu Identitas Khusus

Alwira Fanzary
Rabu, 9 Januari 2019 18:34:15
Baharuddin

KANALSUMATERA.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pekanbaru akan mulai menganggarkan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) pada APBD perubahan 2019. KIA sendiri akan diberlakukan bagi anak yang berusia dibawah 17 tahun.

Kadisdukcapil Pekanbaru, Baharuddin mengatakan, program KIA tersebut dijalankan berdasarkan pada Peraturan Kementerian Dalam Negeri No 2 tahun 2016. Untuk itu, pihaknya menargetkan setelah pembahasan APBD perubahan KIA tersebut sudah bisa diurus oleh masyarakat.

"Salah satu acuan mulai diterbitkannya KIA disuatu daerah adalah progres peningkatan pembuatan akta kelahiran. Kemungkinan tahun ini pada APBD-P 2019 pembuatan KIA sudah bisa dilakukan," katanya.

Dilanjutkan Baharuddin, untuk diprovinsi Riau, baru dua daerah yang sudah memberlakukan KIA yakni, Kabupaten Kampar dan Kota Dumai. Dimana salah satu acuan dimulainya pembuatan KIA adalah adanya surat dari pemerintah pusat.

"Pembuatan KIA ini juga memerlukan blangko, untuk itu harus dianggarkan terlebih dahulu. KIA dibagi dalam dua jenis, pertama untuk anak usia 0-5 tahun dan kedua untuk anak usia 5-17 tahun. Untuk pembuatannya tidak sama dengan e-KTP yang harus direkam, KIA hanya dengan melampirkan poto secara manual. KIP/Kso

Terkait
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Diterima Paskibraka Nasional 2026
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Diterima Paskibraka Nasional 2026
Lainnya
Donor Darah PMI Tenayan Raya Berhasil Kumpulkan 124 Kantong Darah
Donor Darah PMI Tenayan Raya Berhasil Kumpulkan 124 Kantong Darah
Lurah Edi : Revitalisasi Posyandu Melalui PMB RW
Dapat Libur Usai Lolos 8 Besar, Pemain PSMS Manfaatkan
Ribuan Warga Meriahkan Gerak Jalan Santai HUT ke 2 Kelu
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D