Dinkes Kampar Tuntaskan Target 100 Persen BIK 2026, Imunisasi PCV2 Capai Target Nasional
KANALSUMATERA.com - KAMPAR – Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, mencatat prestasi di bidang kesehatan dengan menuntaskan target 100 persen pada seluruh indikator Bulan Imunisasi Kejar (BIK) 2026. Capaian tersebut mencakup empat indikator imunisasi kejar bagi bayi dan anak di bawah dua tahun (baduta). Selasa (27/10/2026).
Berdasarkan laporan harian Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Kabupaten Kampar juga menjadi kabupaten pertama yang mencapai target 100 persen untuk indikator imunisasi PCV2.
Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Kesehatan dalam meningkatkan cakupan imunisasi serta memperkuat perlindungan kesehatan anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Baca: Denpasar Gelar 3 Program Kesehatan Gratis Oktober 2026, Ini Cara Mengaksesnya
Pencapaian tersebut tidak terlepas dari sinergi Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar bersama seluruh Puskesmas, Tim Penggerak PKK, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, serta mitra lintas sektor yang terlibat dalam pelaksanaan program imunisasi.
Monev BIK Perkuat Cakupan Imunisasi di Kampar
Baca: Ayat Cahyadi Tekankan Peran Ayah dalam Membangun Keluarga Berlandaskan Nilai-Nilai Islam
Komitmen untuk mempertahankan capaian tersebut kembali diperkuat melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bulan Imunisasi Kejar (BIK) yang dilaksanakan pada Senin (26/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya evaluasi pelaksanaan program, sekaligus memastikan anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi secara lengkap dapat segera dijangkau oleh petugas kesehatan.
Selain meningkatkan cakupan imunisasi, evaluasi juga diarahkan pada penguatan pencatatan dan pelaporan agar data pelaksanaan program lebih akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Baca: Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting
Melalui koordinasi lintas sektor, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar terus mendorong peran aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi anak yang belum lengkap imunisasinya dan memastikan mereka memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan.
Dorong Perlindungan Kesehatan Anak Secara Merata
Baca: Hasil Kajian KIPI Serius di Kampar, Komnas KIPI Tak Temukan Bukti Cukup Kaitan dengan Vaksin
Capaian target BIK 2026 menjadi modal penting bagi Kabupaten Kampar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi bayi dan baduta yang membutuhkan perlindungan melalui imunisasi.
Meski seluruh indikator telah mencapai target, upaya peningkatan pelayanan tetap perlu dilanjutkan agar setiap anak memperoleh imunisasi sesuai jadwal dan kebutuhan kesehatannya.
Dukungan orang tua, tenaga kesehatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program imunisasi.
Baca: Momentum Hari Asuransi ke-20, AAUI Cabang Pekanbaru Gelar Bakti Sosial Donor Darah
Dengan kolaborasi yang berkesinambungan, Kabupaten Kampar diharapkan mampu mempertahankan capaian tersebut sekaligus memperluas perlindungan kesehatan bagi anak-anak di seluruh wilayah.
Keberhasilan ini juga menjadi dorongan bagi seluruh pihak untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan preventif demi mewujudkan generasi Kampar yang sehat, kuat, dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. (SM)
