Kolesterol Tinggi? Ini 9 Buah yang Bisa Membantu Menurunkannya
KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Menjaga kadar kolesterol tetap normal menjadi salah satu langkah penting untuk memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah. Selain mengatur pola makan dan berolahraga, konsumsi buah yang kaya serat dan antioksidan dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat.
Sejumlah buah diketahui memiliki kandungan nutrisi yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol, terutama kolesterol LDL atau yang kerap disebut sebagai kolesterol jahat. Minggu (13/09/2026).
Serat larut pada buah dapat membantu mengikat kolesterol di saluran pencernaan sehingga lebih mudah dikeluarkan dari tubuh. Sementara itu, antioksidan seperti flavonoid dan polifenol membantu melindungi tubuh dari dampak oksidasi.
Baca: Kapolda Metro Jaya Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Driver Ojol, Ini Layanan yang Disediakan
Berikut sembilan buah yang dapat menjadi pilihan untuk membantu menjaga kadar kolesterol:
1. Alpukat
Baca: Dinkes Kampar Perkuat Validasi Data Promkes dan UKS, Dorong Program Kesehatan Tepat Sasaran
Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik bagi kesehatan jantung. Kandungan tersebut dapat membantu menjaga kadar LDL sekaligus mendukung keseimbangan kolesterol HDL.
Selain lemak sehat, alpukat juga mengandung serat dan sterol tumbuhan yang dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol di dalam usus.
2. Apel
Baca: Dinkes Kampar Tuntaskan Target 100 Persen BIK 2026, Imunisasi PCV2 Capai Target Nasional
Apel menjadi salah satu buah yang mudah ditemukan dan kaya akan pektin. Pektin merupakan serat larut yang dapat membantu mengikat kolesterol dan membuangnya melalui sistem pencernaan.
Apel juga mengandung polifenol yang memiliki sifat antioksidan sehingga turut mendukung kesehatan jantung.
Baca: Denpasar Gelar 3 Program Kesehatan Gratis Oktober 2026, Ini Cara Mengaksesnya
3. Buah Berry
Stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry termasuk kelompok buah berry yang kaya serat dan antioksidan.
Kandungan tersebut dapat membantu menjaga kadar kolesterol sekaligus mendukung perlindungan sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Baca: Ayat Cahyadi Tekankan Peran Ayah dalam Membangun Keluarga Berlandaskan Nilai-Nilai Islam
Buah berry bisa dikonsumsi langsung maupun dicampurkan ke dalam oatmeal atau yogurt.
4. Jeruk dan Buah Citrus
Baca: Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting
Jeruk, lemon, dan grapefruit mengandung pektin yang merupakan jenis serat larut. Nutrisi ini dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam tubuh.
Buah citrus juga kaya vitamin C yang berperan dalam mendukung kesehatan pembuluh darah.
Agar lebih sehat, buah dapat dikonsumsi langsung atau dibuat menjadi jus tanpa tambahan gula.
Baca: Hasil Kajian KIPI Serius di Kampar, Komnas KIPI Tak Temukan Bukti Cukup Kaitan dengan Vaksin
5. Pir
Pir termasuk buah yang memiliki kandungan serat larut cukup tinggi. Serat tersebut membantu mengikat kelebihan kolesterol dan mendukung proses pengeluarannya dari tubuh.
Baca: Dinkes Kampar Perkuat Desa Siaga TB, Temukan 959 Kasus hingga September 2026
Pir dapat dikonsumsi langsung, dijadikan campuran salad buah, atau diolah dengan cara dipanggang.
6. Anggur
Anggur mengandung senyawa resveratrol yang dikenal memiliki sifat antioksidan. Kandungan ini dapat membantu mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Baca: Momentum Hari Asuransi ke-20, AAUI Cabang Pekanbaru Gelar Bakti Sosial Donor Darah
Anggur dapat dikonsumsi dalam kondisi segar sebagai camilan. Sementara itu, konsumsi kismis sebaiknya tetap memperhatikan porsinya.
7. Pisang
Baca: Cicak Sering Muncul di Rumah? Ini 4 Kondisi yang Jadi Penyebabnya
Pisang mengandung serat dan kalium yang bermanfaat untuk mendukung kesehatan jantung. Seratnya juga membantu sistem pencernaan dan dapat mengurangi penyerapan kolesterol berlebih.
Buah ini relatif praktis dikonsumsi sebagai camilan atau dikombinasikan dengan oatmeal maupun smoothie.
8. Delima
Baca: Kasus Influenza A Naik di Indonesia, Pakar UGM Ungkap 6 Cara Cegah Penularan
Delima dikenal sebagai buah yang kaya antioksidan. Kandungan tersebut dapat membantu melindungi pembuluh darah dan mengurangi dampak oksidasi kolesterol LDL.
Delima dapat dikonsumsi dengan memakan bijinya secara langsung atau diolah menjadi minuman tanpa tambahan gula berlebihan.
Baca: Pasien DBD Tetap Keluar Biaya Meski Ditanggung BPJS, Ini Rinciannya
9. Kiwi
Kiwi mengandung serat, vitamin C, dan polifenol yang dapat mendukung upaya menjaga kadar kolesterol sekaligus kesehatan pembuluh darah.
Buah dengan rasa segar ini dapat dikonsumsi langsung ataupun ditambahkan ke dalam salad buah.
Baca: Gejala Serangan Jantung Bisa Mirip Asam Lambung, Kenali Tanda Bahayanya
Bukan Pengganti Pengobatan
Mengonsumsi buah-buahan tersebut dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, tetapi bukan berarti dapat menggantikan pengobatan yang diresepkan dokter bagi orang dengan kadar kolesterol tinggi.
Baca: Kurang Tidur Kronis Bisa Tingkatkan Risiko Kanker? Ini Penjelasan Dokter Onkologi
Pengaturan pola makan sebaiknya juga disertai aktivitas fisik, menjaga berat badan, membatasi makanan tinggi lemak jenuh dan gula tambahan, serta melakukan pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala.
Jika kadar kolesterol tinggi atau terdapat faktor risiko penyakit jantung, konsultasi dengan tenaga medis diperlukan untuk menentukan penanganan yang sesuai. (SM)
