Menghebohkan..! Wanita ini Melahirkan Usai Koma Selama 10 Tahun

Mawardi Tombang
Jumat, 11 Januari 2019 09:06:59

KANALSUMATERA.com - Seorang wanita di Amerika Serikat sempat menghebohkan dunia karena bisa melahirkan usai koma selama 10 tahun. Kejadian medis langka ini menimbulkan banyak pertanyaan, termasuk: Bagaimana seorang wanita yang sedang dalam keadaan tak sadarkan diri bisa melahirkan?

Dr Deborah Feldman dari Hartford HealthCare Medical Group menyebut kejadian tersebut sangat langka. Namun ia pernah mendengar dua atau tiga kasus yang sama sejak dua dekade lalu. Ia pernah menangani seorang wanita yang 20 tahun lalu terserang stroke dan mengalami mati otak saat trimester kedua kehamilannya dan kemudian bisa melahirkan seorang bayi.

Seseorang yang berada dalam keadaan koma tidak sadarkan diri walau bisa bernapas dengan baik untuk waktu yang cukup lama. Apabila berlanjut maka disebut dengan "keadaan vegetatif persisten". Yakni pasien dengan otak yang mati, tidak sadar dan kehilangan kemampuan untuk bernapas dan membutuhkan bantuan mesin.

Menurutnya, kasus terbaru ini memberikan fakta bahwa pasien memiliki cukup banyak organ-organ yang berfungsi normal. Sehingga secara biologis, tubuhnya masih berfungsi dengan bagus untuk bisa mengandung bayi, apalagi wanita ini merupakan korban dari pelecehan seksual, kemungkinan banyak yang tak sadar ia sedang mengandung..

Baca: BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan

"Seringnya bayi-bayi yang lahir dengan keadaan seperti itu malah sehat dan kuat. Karena dirawat secara alamiah. Dalam kasus wanita ini, organ-organnya masih bias bekerja dan fertilitas juga ada," tutur Dr Feldman, dikutip dari CNN.

Risikonya hanya pertumbuhan janin yang buruk dan penyakit diabetes atau hipertensi, karena pasien yang tidak bergerak tak membuang kalorinya namun juga tak mengonsumsi makanan, lanjutnya. Dugaannya, kemungkinan dia memiliki saluran makanan (misalnya seperti selang makanan lewat hidung atau perut) yang bisa membantu memberikan nutrisi.

Soal melahirkan tentu saja tak mungkin saat tak sadarkan diri. Dr Feldman menyebut pilihannya bisa memberikan obat lewat infus untuk menguatkan kontraksi cukup kuat untuk mendorong bayi keluar dan dokter akan menggunakan alat sedot (vacuum) untuk membantu. Metode C-section memang mudah, namun risikonya lebih tinggi karena merupakan operasi bedah.

Ia menyimpulkan, kemungkinan besar pelaku yang melecehkannya telah membuatnya hamil. Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasusnya. Situs berita lokal Azfamily.com pertama kali melaporkan pasien wanita ini melahirkan pada 29 Desember akhir tahun lalu. Tidak disebutkan apakah pasien memiliki keluarga maupun pengasuh yang menjaganya dan tidak dijelaskan pula apakah staf rumah sakit menyadari kehamilan pasien hingga akhirnya melahirkan.

Terkait
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi CAT BKN Segera Dibuka
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi CAT BKN Segera Dibuka
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker d
Kemenkes Siapkan RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Medical Tour
Cek Kesehatan Gratis Masuk DPRD Riau, Diskes Pekanbaru
Lainnya
Konstelasi Unik Sebaran Agama di Dunia, Eropa Muslim Meningkat Afrika Kristen Naik Daun, Asia?
Konstelasi Unik Sebaran Agama di Dunia, Eropa Muslim Meningkat Afrika Kristen Naik Daun, Asia?
Pekanbaru Raih Anugerah Swasti Saba Kategori Padapa Tah
Atlet Medan Denai Rajai Lintasan Sepatu Roda Porkot 201
Ini Cara Agar Bantal Anda Tak Dihuni Tungau
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hukum
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan dan 1 Warga Tewas
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Polisi Dalami Dugaan Dana Kelompok Anarko Berkedok Kegi
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D