Sering Bergadang Sebabkan Otak jadi 'Lemot'

Alwira Fanzary
Senin, 18 Februari 2019 23:22:06
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Begadang hingga larut malam atau dini hari ternyata tak baik bagi kesehatan otak. Menurut penelitian, orang yang kerap begadang memiliki konektivitas otak yang lebih lambat dibandingkan dengan yang tidak begadang.

Penelitian terbaru dari Monash Institute, seperti yang dilansir dari CNNIndonesia menunjukkan, orang yang terbiasa begadang dan bangun setelah matahari terbit, memiliki pola aktivitas otak yang berbeda dibandingkan dengan orang yang tidur cepat dan bangun pagi. Pola aktivitas otak pada orang yang begadang cenderung lebih lambat dalam hal sinkronisasi setiap bagian otak.

Konektivitas otak yang lebih rendah ini dikaitkan dengan fokus yang lebih buruk, reaksi yang lebih lambat, dan kantuk yang meningkat pada jam kerja.

Penelitian ini menganalisis pola tidur 38 partisipan. Para peserta memakai pelacak aktivitas dan menjalani tes untuk mengukur kadar hormon. Kemudian, otak peserta juga dipindai saat sedang beristirahat.

Baca: Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater

Para peserta juga melakukan beberapa tes untuk mengukur perhatian dan kecepatan reaksi pada waktu yang berbeda dalam sehati. Peserta juga ditanyai seberapa mengantuk mereka pada saat itu.

Hasil ini membuat peneliti berkesimpulan orang yang suka begadang tidak cocok dengan pola kerja pada umumnya yakni 9-to-5 karena tidak sesuai dengan jam biologisnya.


Hasil pemindaian otak menunjukkan bahwa orang yang tidak begadang memiliki konektivitas otak yang lebih tinggi daripada orang yang bedagang. Mereka juga memiliki kinerja dan reaksi yang lebih baik selama bekerja.

Konektivitas otak yang lebih rendah terlihat pada orang begadang yang berujung pada kinerja yang buruk, reaksi yang lamban dan kantuk yang meningkat.

Baca: BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan

Hasilnya orang yang tidak begadang dan bangun pagi mendapatkan hasil yang tes terbaik saat pagi hari dan bekerja jauh lebih baik dari orang yang begadang. Sebaliknya, orang yang begadang mendapatkan hasil yang baik saat tes di malam hari.

"Ketidakcocokan antara waktu biologis seseorang dan waktu sosial, sebagian besar dari kita alami dalam bentuk jet lag, adalah masalah umum bagi orang yang begadang dan mencoba mengikuti waktu kerja normal," kata pemimpin penelitian ini Elise Facer-Childs dari Monash Institute, Australia, dikutip dari Live Science. Kso



Terkait
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi CAT BKN Segera Dibuka
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi CAT BKN Segera Dibuka
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker d
Kemenkes Siapkan RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Medical Tour
Cek Kesehatan Gratis Masuk DPRD Riau, Diskes Pekanbaru
Lainnya
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker dan Jantung
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker dan Jantung
Keluarga Besar Piliang Bersatu Wilayah Riau Bagikan Mas
BPOM Tarik 5 Merek Obat darah Tinggi dari Pasaran, Beri
Peneliti: Instagram Medsos Paling Buruk Bagi Kesehatan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T