Anak Kepala Daerah Main Film, ASN Diminta Beli Tiket

Alwira Fanzary
Selasa, 15 Januari 2019 23:23:31
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Meski belum terima gaji, 10.460 Tenaga Kerja Kontrak atau TKK di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi harus kembali gigit jari. Sebab, pada Selasa 15 Januari 2019, ada intruksi dari pimpinan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk berpartisipasi membeli tiket nonton film bioskop seharga Rp50 ribu.

Tiket itu dibeli untuk menyaksikan pemutaran film Terimakasih Cinta yang launching di bioskop pada 17 Januari 2019. Film ini diangkat dari kisah nyata seseorang perempuan bernama Eva Meliana yang berjuang melawan penyakit lupus berdasarkan novel berjudul 728 Hari.

Belakangan diketahui bahwa salah satu pemeran dalam film tersebut adalah anak kepala daerah di Kota Bekasi.

"Saya kemungkinan enggak ikut berpartisipasi karena tidak ada uang," kata AN, salah seorang pegawai TKK di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Selasa 15 Januari 2019.

Baca: Tolak Status UMKM, Serikat Ojol Desak Pemerintah Akui Driver sebagai Pekerja Platform

AN mengaku, bingung dengan kebijakan pimpinannya itu. Sebab, gaji di Desember 2018 saja tak kunjung turun. "Tapi kalau memang ini kewajiban, terpaksa saya harus pinjam uang ke temen, agar tidak terkena sanksi," jelasnya.

Hal senada juga dikatakan, pegawai lainnya OD. Menurutnya, dia tidak bakal membeli tiket itu meski diinstruksikan oleh pimpinan OPD nya. Dia menilai, uang sebesar itu lebih baik digunakan untuk membeli susu formula anaknya ketimbang menyaksikan film layar lebar.

"Saya juga enggak terlalu suka nonton film bioskop. Lagipula uang dari mana, sampai sekarang kan saya belum gajian," ungkapnya.

Disisi lain, pegawai TKK lainnya, WH mengakui, kalau instruksi ini bukan hanya untuk TKK. Melainkan berlaku juga di kalangan pegawai negeri sipil (PNS). Bahkan, kata dia, pungutan uang tiket di kalangan PNS lebih besar dua kali lipat. "TKK kan diminta Rp50 ribu, kalau PNS diminta Rp100 ribu," jelasnya.

Sementara itu, saat dikomfirmasi, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengaku, tidak ada paksaan dan sanksi apapun bagi pegawai yang tidak mengikuti acara nonton bersama.

"Hanya mengimbau dan saya mengajak via medsos. Tidak ada sanksi apapun," katanya. Vo/Kso



Lainnya
OKP Kompas Tanam Pohon, Harapkan Pekanbaru Hijau dan Asri
OKP Kompas Tanam Pohon, Harapkan Pekanbaru Hijau dan Asri
Kopdar, Mini Touring dan Baksos Calsic Riau Bertuah: Ek
Caleg Gagal yang Depresi Siap Ditampung Oleh Rumah Saki
Ribuan Hektare Lahan di Pekanbaru Belum Termanfaatkan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan