Jepang Butuh Banyak Tenaga Kerja dari Indonesia, Ini Bidang yang Dibutuhkan

Alwira Fanzary
Kamis, 21 Maret 2019 14:05:34
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Pemerintah Indonesia akan menjalin kerja sama yang lebih erat di bidang tenaga kerja dengan pemerintah Jepang. Sebab saat ini negara di Asia Timur itu tengah memerlukan banyak tenaga kerja asing.

Hal ini dibahas dalam pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan Penasihat Khusus Perdana Menteri Jepang Kentaro Sonoura, di sela-sela Dialog Tingkat Tinggi tentang Kerja Sama Indo-Pasifik di Jakarta.

"Jepang sudah menampilkan draf nota kesepahaman mengenai masalah ketenagakerjaan antara Indonesia dan Jepang, mengingat Jepang memerlukan banyak tenaga kerja asing," kata Retno seperti yang dilansir dari viva.co, Rabu malam, 20 Maret 2019.

Retno mengatakan bahwa untuk saat ini tenaga kerja yang dibutuhkan oleh Jepang antara lain untuk bidang kesehatan, pertanian dan perikanan. Pekan ini, delegasi Negeri Sakura itu akan ke Indonesia untuk membahas lebih lanjut mengenai rencana kerja sama tersebut.

"Dalam minggu ini akan ada delegasi Jepang ke Indonesia untuk negosiasi mengenai nota kerja sama di bidang ketenagakerjaan," ujar Retno.

Sebelumnya pada akhir tahun 2018 lalu, Kabinet Perdana Menteri Shinzo Abe telah menyetujui rancangan undang undang yang memungkinkan lebih banyak penerimaan tenaga kerja asing. Puluhan sektor pekerjaan menanti tenaga kerja asing termasuk di antaranya pertanian, konstruksi, perawatan hingga perhotelan.

Meski menerima tenaga kerja asing, Jepang hanya membuka peluang bagi pekerja profesional dan terampil. Sementara untuk pekerja kasar, Jepang lebih banyak memanfaatkan mahasiswa paruh waktu atau sistem trainee. Kso

Lainnya
Al Quds Valunteer Indonesia Wilayah Riau Ajak Masyarakat Tingkat Partisipasi Bidang Kemanusiaan
Al Quds Valunteer Indonesia Wilayah Riau Ajak Masyarakat Tingkat Partisipasi Bidang Kemanusiaan
Bersama Alfamart, Rumah Yatim Cabang Pekanbaru Sukses B
Jumlah Penderita HIV/Aids Kepri Memprihatinkan, Terbany
Pajak Selebgram, Ini Penjelasannya
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Politik
Perkuat Konsolidasi, Presiden PKS Sambangi Riau: Dari Temu Kader Hingga Nikmati Kue Talam Durian
Perkuat Konsolidasi, Presiden PKS Sambangi Riau: Dari Temu Kader Hingga Nikmati Kue Talam Durian
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Mint
PKS Riau Launching “Riau Muda Bicara”, Wadah dan Ru
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
Prabowo Minta Perda Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar Segera Direvisi
Prabowo Minta Perda Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar Segera Direvisi
Prabowo Tiba di Kalbar, Langsung Pimpin Penanganan Karh
Pramono Soroti Batu Bara di Bodetabek, Sumber Polusi Ja
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pendidikan
LT-II Kwarran Binawidya 2026 Resmi Dibuka, 80 Pramuka Penggalang Siap Bersaing
LT-II Kwarran Binawidya 2026 Resmi Dibuka, 80 Pramuka Penggalang Siap Bersaing
Wali Kota Pekanbaru Tegaskan Ijazah Siswa Tak Boleh Dit
BKPRMI Riau Apresiasi Pemko Pekanbaru Perkuat Pendidika
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini