Dinkes Kampar Perkuat Desa Siaga TB, Temukan 959 Kasus hingga September 2026
KANALSUMATERA.com - BANGKINANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar memperkuat strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan meningkatkan kapasitas kader kesehatan melalui program Desa Siaga TB. Senin (12/10/3026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas penemuan kasus TBC, memperkuat investigasi kontak, serta memastikan pasien mendapatkan pengobatan hingga tuntas. Program ini sekaligus diarahkan untuk mendukung target eliminasi TBC pada 2030.
Penguatan kapasitas kader dilakukan melalui Pertemuan Peningkatan Kapasitas Kader Desa Siaga TB Tahun 2026 yang digelar Dinkes Kampar melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M).
Baca: Momentum Hari Asuransi ke-20, AAUI Cabang Pekanbaru Gelar Bakti Sosial Donor Darah
Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at, M.H.Kes., didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Elfian, SKM., M.Kes., serta Ketua Tim Kerja P3M, dr. Rica Amalia, M.K.M.
Program penanggulangan TBC menjadi salah satu bagian penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas dan terjangkau. Upaya tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Baca: Cicak Sering Muncul di Rumah? Ini 4 Kondisi yang Jadi Penyebabnya
TBC masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang membutuhkan penanganan berkelanjutan. Indonesia termasuk negara dengan beban TBC tinggi di dunia, sementara secara global penyakit tersebut menyebabkan lebih dari satu juta kematian setiap tahun.
Kondisi itu membuat penemuan kasus secara aktif dan penanganan sejak dini menjadi semakin penting. Upaya tersebut perlu dilakukan secara terintegrasi mulai dari fasilitas pelayanan kesehatan hingga lingkungan masyarakat.
Temuan Kasus TBC Kampar
Baca: Sering Diabaikan, Pola Makan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kerusakan Ginjal
Data penanggulangan TBC Kabupaten Kampar menunjukkan, sepanjang 2025 ditemukan 1.405 kasus atau sekitar 51,5 persen dari target 2.728 kasus.
Sementara itu, hingga September 2026, tercatat 959 kasus TBC yang telah ditemukan dari target estimasi sebanyak 2.942 kasus.
Baca: Kasus Influenza A Naik di Indonesia, Pakar UGM Ungkap 6 Cara Cegah Penularan
Target tahun 2026 mengalami peningkatan setelah adanya penyesuaian estimasi dari Kementerian Kesehatan pada pertengahan tahun. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Dinkes Kampar untuk meningkatkan cakupan skrining dan penemuan kasus di lapangan.
Karena itu, penguatan strategi penemuan kasus secara aktif serta keterlibatan masyarakat menjadi salah satu langkah yang terus didorong. Peran kader Desa Siaga TB dinilai penting untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.
Kader Jadi Ujung Tombak Penemuan Kasus
Baca: Pasien DBD Tetap Keluar Biaya Meski Ditanggung BPJS, Ini Rinciannya
Kepala Dinkes Kampar dr. Zulhendra Das’at menekankan bahwa pembentukan Desa Siaga TB dan peningkatan kapasitas kader merupakan langkah strategis dalam memperkuat penanggulangan TBC berbasis masyarakat.
Kader diharapkan mampu membantu menemukan masyarakat yang diduga mengalami TBC sehingga dapat segera menjalani pemeriksaan dan memperoleh diagnosis serta pengobatan sesuai standar.
Baca: Gejala Serangan Jantung Bisa Mirip Asam Lambung, Kenali Tanda Bahayanya
Selain menemukan kasus, kader memiliki peran dalam melakukan investigasi terhadap kontak serumah maupun kontak erat pasien TBC. Masyarakat yang memiliki gejala atau faktor risiko juga didorong untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Kader juga diberikan penguatan mengenai edukasi kepada masyarakat, mulai dari pengenalan gejala TBC, cara penularan, pencegahan hingga pentingnya menyelesaikan pengobatan.
Dalam kondisi tertentu, kader dapat membantu mendampingi pasien sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) sesuai dengan ketentuan program, sehingga pasien dapat menjalani pengobatan secara teratur sampai selesai.
Baca: Kurang Tidur Kronis Bisa Tingkatkan Risiko Kanker? Ini Penjelasan Dokter Onkologi
Perkuat Skrining dan Kejar Target Eliminasi 2030
Kepala Bidang P2P Elfian bersama Ketua Tim Kerja P3M dr. Rica Amalia turut menekankan pentingnya peningkatan skrining dan penemuan kasus TBC.
Baca: Kolesterol Tinggi? Ini 9 Buah yang Bisa Membantu Menurunkannya
Hal tersebut menjadi semakin penting setelah adanya peningkatan sasaran estimasi kasus dari Kementerian Kesehatan pada pertengahan 2026.
Peningkatan sasaran harus diikuti penguatan pelaksanaan program di lapangan agar capaian skrining tidak tertinggal. Selain berpengaruh terhadap penemuan kasus, pelaksanaan skrining TBC juga berkaitan dengan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.
Keberadaan Desa Siaga TB diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Kader menjadi penghubung penting antara masyarakat dengan petugas program TBC di puskesmas maupun bidan desa.
Baca: Bukan Cuma Air, Buah dan Sayur Ini Ternyata Banyak Mengandung Mikroplastik
Penguatan tersebut juga memiliki landasan regulasi. Penanggulangan TBC mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis.
Di tingkat Kabupaten Kampar, pemerintah daerah juga telah menetapkan Peraturan Bupati Kampar Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pengendalian dan Penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Kampar serta Peraturan Bupati Kampar Nomor 53 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Tuberkulosis.
Baca: Virus Baru ALTNV Ditemukan di China, Ditularkan Kutu dan Picu Gejala Mirip Flu
Melalui peningkatan kapasitas kader, Dinkes Kampar berharap Desa Siaga TB mampu memperkuat koordinasi antara kader, puskesmas, bidan desa dan pemerintah desa.
Kolaborasi tersebut mencakup skrining, investigasi kontak, edukasi masyarakat hingga pendampingan pasien selama menjalani pengobatan.
Penanggulangan TBC tidak hanya membutuhkan pelayanan kesehatan yang memadai, tetapi juga partisipasi masyarakat dan dukungan lintas sektor. Dengan memperkuat Desa Siaga TB, Kampar terus mendorong upaya menemukan kasus lebih dini, mencegah penularan dan memastikan pengobatan berlangsung hingga tuntas.
Baca: Ralph Lauren Diserbu Seruan Boikot Usai Tampilkan Gal Gadot di Kampanye Terbaru
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan capaian program penanggulangan TBC sekaligus memperkuat kontribusi Kabupaten Kampar dalam mengejar target eliminasi TBC tahun 2030.
Kata kunci SEO: Dinkes Kampar, Desa Siaga TB, TBC Kampar, kasus TBC Kampar 2026, eliminasi TBC 2030, kader TB, kesehatan Kabupaten Kampar. (SM)
