Dinkes Kampar Perkuat Desa Siaga TB, Temukan 959 Kasus hingga September 2026

Kanama
Senin, 12 Oktober 2026 20:55:48

KANALSUMATERA.com - BANGKINANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kampar memperkuat strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan meningkatkan kapasitas kader kesehatan melalui program Desa Siaga TB. Senin (12/10/3026).

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas penemuan kasus TBC, memperkuat investigasi kontak, serta memastikan pasien mendapatkan pengobatan hingga tuntas. Program ini sekaligus diarahkan untuk mendukung target eliminasi TBC pada 2030.

Penguatan kapasitas kader dilakukan melalui Pertemuan Peningkatan Kapasitas Kader Desa Siaga TB Tahun 2026 yang digelar Dinkes Kampar melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M).

Baca: Momentum Hari Asuransi ke-20, AAUI Cabang Pekanbaru Gelar Bakti Sosial Donor Darah

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das’at, M.H.Kes., didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Elfian, SKM., M.Kes., serta Ketua Tim Kerja P3M, dr. Rica Amalia, M.K.M.

Program penanggulangan TBC menjadi salah satu bagian penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas dan terjangkau. Upaya tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Baca: Cicak Sering Muncul di Rumah? Ini 4 Kondisi yang Jadi Penyebabnya

TBC masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang membutuhkan penanganan berkelanjutan. Indonesia termasuk negara dengan beban TBC tinggi di dunia, sementara secara global penyakit tersebut menyebabkan lebih dari satu juta kematian setiap tahun.

Kondisi itu membuat penemuan kasus secara aktif dan penanganan sejak dini menjadi semakin penting. Upaya tersebut perlu dilakukan secara terintegrasi mulai dari fasilitas pelayanan kesehatan hingga lingkungan masyarakat.

Temuan Kasus TBC Kampar

Baca: Sering Diabaikan, Pola Makan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kerusakan Ginjal

Data penanggulangan TBC Kabupaten Kampar menunjukkan, sepanjang 2025 ditemukan 1.405 kasus atau sekitar 51,5 persen dari target 2.728 kasus.

Sementara itu, hingga September 2026, tercatat 959 kasus TBC yang telah ditemukan dari target estimasi sebanyak 2.942 kasus.

Baca: Kasus Influenza A Naik di Indonesia, Pakar UGM Ungkap 6 Cara Cegah Penularan

Target tahun 2026 mengalami peningkatan setelah adanya penyesuaian estimasi dari Kementerian Kesehatan pada pertengahan tahun. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Dinkes Kampar untuk meningkatkan cakupan skrining dan penemuan kasus di lapangan.

Karena itu, penguatan strategi penemuan kasus secara aktif serta keterlibatan masyarakat menjadi salah satu langkah yang terus didorong. Peran kader Desa Siaga TB dinilai penting untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

Kader Jadi Ujung Tombak Penemuan Kasus

Baca: Pasien DBD Tetap Keluar Biaya Meski Ditanggung BPJS, Ini Rinciannya

Kepala Dinkes Kampar dr. Zulhendra Das’at menekankan bahwa pembentukan Desa Siaga TB dan peningkatan kapasitas kader merupakan langkah strategis dalam memperkuat penanggulangan TBC berbasis masyarakat.

Kader diharapkan mampu membantu menemukan masyarakat yang diduga mengalami TBC sehingga dapat segera menjalani pemeriksaan dan memperoleh diagnosis serta pengobatan sesuai standar.

Baca: Gejala Serangan Jantung Bisa Mirip Asam Lambung, Kenali Tanda Bahayanya

Selain menemukan kasus, kader memiliki peran dalam melakukan investigasi terhadap kontak serumah maupun kontak erat pasien TBC. Masyarakat yang memiliki gejala atau faktor risiko juga didorong untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Kader juga diberikan penguatan mengenai edukasi kepada masyarakat, mulai dari pengenalan gejala TBC, cara penularan, pencegahan hingga pentingnya menyelesaikan pengobatan.

Dalam kondisi tertentu, kader dapat membantu mendampingi pasien sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) sesuai dengan ketentuan program, sehingga pasien dapat menjalani pengobatan secara teratur sampai selesai.

Baca: Kurang Tidur Kronis Bisa Tingkatkan Risiko Kanker? Ini Penjelasan Dokter Onkologi

Perkuat Skrining dan Kejar Target Eliminasi 2030

Kepala Bidang P2P Elfian bersama Ketua Tim Kerja P3M dr. Rica Amalia turut menekankan pentingnya peningkatan skrining dan penemuan kasus TBC.

Baca: Kolesterol Tinggi? Ini 9 Buah yang Bisa Membantu Menurunkannya

Hal tersebut menjadi semakin penting setelah adanya peningkatan sasaran estimasi kasus dari Kementerian Kesehatan pada pertengahan 2026.

Peningkatan sasaran harus diikuti penguatan pelaksanaan program di lapangan agar capaian skrining tidak tertinggal. Selain berpengaruh terhadap penemuan kasus, pelaksanaan skrining TBC juga berkaitan dengan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Keberadaan Desa Siaga TB diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Kader menjadi penghubung penting antara masyarakat dengan petugas program TBC di puskesmas maupun bidan desa.

Baca: Bukan Cuma Air, Buah dan Sayur Ini Ternyata Banyak Mengandung Mikroplastik

Penguatan tersebut juga memiliki landasan regulasi. Penanggulangan TBC mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis.

Di tingkat Kabupaten Kampar, pemerintah daerah juga telah menetapkan Peraturan Bupati Kampar Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pengendalian dan Penanggulangan Tuberkulosis di Kabupaten Kampar serta Peraturan Bupati Kampar Nomor 53 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Tuberkulosis.

Baca: Virus Baru ALTNV Ditemukan di China, Ditularkan Kutu dan Picu Gejala Mirip Flu

Melalui peningkatan kapasitas kader, Dinkes Kampar berharap Desa Siaga TB mampu memperkuat koordinasi antara kader, puskesmas, bidan desa dan pemerintah desa.

Kolaborasi tersebut mencakup skrining, investigasi kontak, edukasi masyarakat hingga pendampingan pasien selama menjalani pengobatan.

Penanggulangan TBC tidak hanya membutuhkan pelayanan kesehatan yang memadai, tetapi juga partisipasi masyarakat dan dukungan lintas sektor. Dengan memperkuat Desa Siaga TB, Kampar terus mendorong upaya menemukan kasus lebih dini, mencegah penularan dan memastikan pengobatan berlangsung hingga tuntas.

Baca: Ralph Lauren Diserbu Seruan Boikot Usai Tampilkan Gal Gadot di Kampanye Terbaru

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan capaian program penanggulangan TBC sekaligus memperkuat kontribusi Kabupaten Kampar dalam mengejar target eliminasi TBC tahun 2030.

Kata kunci SEO: Dinkes Kampar, Desa Siaga TB, TBC Kampar, kasus TBC Kampar 2026, eliminasi TBC 2030, kader TB, kesehatan Kabupaten Kampar. (SM)



Terkait
Jambore BKPRMI Riau 2026 Resmi Dibuka, Mengusung Visi Dari Masjid Menggerakkan Ekonomi Ummat
Jambore BKPRMI Riau 2026 Resmi Dibuka, Mengusung Visi Dari Masjid Menggerakkan Ekonomi Ummat
Sering Minum Air Putih Belum Tentu Baik, Dokter Ungkap
Lainnya
Tolak Status UMKM, Serikat Ojol Desak Pemerintah Akui Driver sebagai Pekerja Platform
Tolak Status UMKM, Serikat Ojol Desak Pemerintah Akui Driver sebagai Pekerja Platform
Mengenal Muslim Pigmi di Kamerun, Salah Satu Penghuni T
Ini Cara Agar Bantal Anda Tak Dihuni Tungau
Primadona Baru, Tas Syirkatun Nisa Aceh Utara
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Nasional
Prabowo Jamu El-Sisi di Istana Negara, Hubungan Historis Indonesia-Mesir Jadi Sorotan
Prabowo Jamu El-Sisi di Istana Negara, Hubungan Historis Indonesia-Mesir Jadi Sorotan
Presiden Mesir Dikawal Pasukan Berkuda ke Istana, Prabo
BMKG Peringatkan 15 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Ria
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Demokrat hingga PKS Buka Suara
Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Demokrat hingga PKS Buka Suara
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah M
PKS Tanjungpinang Dorong Perempuan Aktif di Politik Lew
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan