RSUD Arifin Achmad Riau Akui Ruang Rawat Inap Terbatas, Puluhan Pasien IGD Masih Menunggu Kamar

Kanama
Selasa, 3 November 2026 10:45:11

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Keterbatasan kapasitas ruang rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau menyebabkan pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) mengalami kepadatan. Sejumlah pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan terpaksa menunggu hingga tersedia kamar rawat inap.

Direktur RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, drg. Yusi Prastiningsih, Minggu (01/11/2026), mengungkapkan terdapat sekitar 30 pasien yang masih menunggu ketersediaan kamar rawat inap setelah mendapatkan penanganan di IGD.

Selain itu, sekitar 10 hingga 12 pasien lainnya masih menjalani observasi medis untuk menentukan tindakan dan kebutuhan perawatan selanjutnya.

Baca: Dinkes Kampar Tuntaskan Target 100 Persen BIK 2026, Imunisasi PCV2 Capai Target Nasional

"Kondisi tersebut membuat pelayanan terlihat cukup padat di IGD. Kami tidak ada menelantarkan atau membiarkan pasien tanpa penanganan," cakapnya.

Yusi menjelaskan, setiap pasien yang datang ke IGD tetap melalui prosedur triase. Tahapan ini dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat kegawatdaruratan berdasarkan kondisi medis masing-masing pasien.

Baca: Ayat Cahyadi Tekankan Peran Ayah dalam Membangun Keluarga Berlandaskan Nilai-Nilai Islam

Dengan sistem tersebut, pasien yang mengalami kondisi paling kritis menjadi prioritas utama untuk memperoleh penanganan medis. Sementara pasien lainnya mendapatkan pelayanan sesuai tingkat urgensi dan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.

"Kalau masuk ke IGD, ada namanya triase. Kondisi pasien dilihat terlebih dahulu untuk menentukan mana yang paling gawat darurat. Pasien dengan kondisi paling kritis akan kami tangani lebih dahulu," ujarnya.

Keterbatasan tempat tidur juga berdampak terhadap penempatan pasien yang membutuhkan perawatan intensif di Intensive Care Unit (ICU). Pasien yang memerlukan fasilitas tersebut harus menunggu apabila kapasitas tempat tidur ICU belum tersedia.

Baca: Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting

Di sisi lain, pemindahan pasien yang sedang menjalani perawatan di ICU tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Rumah sakit harus memastikan kondisi kesehatan pasien memungkinkan untuk dipindahkan ke ruang perawatan lain.

Pihak manajemen RSUD Arifin Achmad menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi pelayanan yang terlihat padat dan kemungkinan terjadinya keterlambatan dalam proses mendapatkan kamar perawatan.

Baca: Kasus Influenza A Naik di Indonesia, Pakar UGM Ungkap 6 Cara Cegah Penularan

"Kami mohon maaf apabila masyarakat merasakan adanya keterlambatan pelayanan. Pada prinsipnya, pelayanan tetap kami berikan. Tidak ada pasien yang kami telantarkan atau dibiarkan tanpa penanganan," tegas Yusi.

Kondisi ini menjadi perhatian terhadap pentingnya ketersediaan fasilitas dan kapasitas tempat tidur rumah sakit, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pasien yang memerlukan pelayanan kegawatdaruratan maupun perawatan lanjutan di Provinsi Riau. (SM)



Terkait
Kurang Tidur Kronis Bisa Tingkatkan Risiko Kanker? Ini Penjelasan Dokter Onkologi
Kurang Tidur Kronis Bisa Tingkatkan Risiko Kanker? Ini Penjelasan Dokter Onkologi
Kolesterol Tinggi? Ini 9 Buah yang Bisa Membantu Menuru
Jambore BKPRMI Riau 2026 Resmi Dibuka, Mengusung Visi D
Sering Minum Air Putih Belum Tentu Baik, Dokter Ungkap
Lainnya
BINCANG KHUSUS | Presiden IMA Chapter Pekanbaru, Peng Suyoto: Akan Ada Peluang di Setiap Krisis
BINCANG KHUSUS | Presiden IMA Chapter Pekanbaru, Peng Suyoto: Akan Ada Peluang di Setiap Krisis
Derita Janda Tiga Anak, Rumah Yatim Peduli Dengan Merek
Pegawai Laporkan Mantan Atasan karena Sering Dikentuti
LIPI Riset Tanggulangi Stunting
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Politik
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pilih Jalur Pemilu Usai Era Prabowo
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pilih Jalur Pemilu Usai Era Prabowo
Tiji Tibeh dan Politik Sandera, Polemik Suket Ijazah Gi
KPU Buka Suara soal Putusan MA Terkait Suket SMA Gibran
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini